Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Objek wisata di Gunungkidul tengah disiapkan agar segera dibuka.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah melakukan berbagai persiapan menyambut uji coba terbatas menyambut wacana pembukaan objek wisata.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta Kamis (30/9/2021), mengakui banyak wisatawan yang datang di wilayah ini setiap akhir pekan, meski sudah diumumkan bahwa seluruh objek wisata ditutup sementara hingga ada kebijakan pembukaan objek wisata dari pemerintah pusat.
"Kami menunggu keputusan dari Pusat untuk uji coba terbatas pembukaan objek wisata. Meski sudah ada wacana uji coba, sampai sekarang belum ada petunjuk dari Pusat terkait wisata," kata Sunaryanta.
Ia mengatakan dibuka atau tidaknya objek wisata merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Kemudian, keputusan diikuti dengan instruksi dari Pemda DIY yang memberikan ketentuan secara lebih rinci.
BACA JUGA: Soal Penambahan Objek Wisata yang Dibuka, Ini Update dari Pemda DIY
Meski masih menunggu, ia menyatakan persiapan pembukaan uji coba terbatas tetap dilakukan. Segala persyaratan untuk operasional pembukaan uji coba terbatas tengah diurus oleh pelaku wisata bersama dinas terkait.
"Seperti Sertifikat CHSE, penerapan PeduliLindungi, hingga fasilitas penunjang sebagainya sedang disiapkan," katanya.
Bupati Sunaryanta mengklaim Gunungkidul sudah selayaknya turun level melihat dinamika COVID-19 yang terus melandai. Namun penurunan level perlu diikuti seluruh wilayah DIY mengingat penggunaan sistem aglomerasi.
"Jadi kita lihat nanti evaluasinya seperti apa, karena patokannya di aglomerasi," katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan sampai saat ini, Dispar terus melakukan pendampingan pada pelaku wisata tengah dilakukan, terutama agar segala persyaratan bisa terpenuhi.
"Kami telah mengajukan objek wisata mendapat Sertifikat CHSE. Dispar juga membantu mengajukan QR Code untuk aplikasi PeduliLindungi. Termasuk memastikan fasilitas penunjang juga disiapkan secara matang menyambut dibukanya kembali wisata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Kemenhut menangani kebakaran hutan lewat OMC, penegakan hukum hingga rehabilitasi lahan. Kebakaran juga meningkat di DIY.
Harga BBM dan material konstruksi naik akibat minyak dunia tembus US$100. AKI mendesak pemerintah menerapkan eskalasi nilai kontrak.
DPRD Bantul menyoroti pembakaran sampah liar di Pleret yang mengganggu warga. Dewan meminta kesepakatan pemindahan dipatuhi.
Monyet dari Suaka Margasatwa Sermo mulai masuk permukiman Hargowilis. Warga khawatir satwa kesulitan mendapat pakan alami.
Pansus Papua DPD RI merekomendasikan evaluasi pendekatan keamanan di Maybrat agar warga tetap aman dan leluasa beraktivitas.