Pembebasan Lahan Seksi 2 Tol Joglo Setelah Seksi 3 Rampung

Ilustrasi. - Freepik
02 Oktober 2021 10:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pembebasan lahan jalan tol Jogja-Solo untuk seksi 2 sepanjang 22,88 km dari Purwomartani-Gamping, masih belum dapat dipastikan waktunya. Rencananya, pembebasan lahan untuk seksi ini dilakukan setelah pembebasan lahan seksi 3 (Gamping-Kulonprogo) selesai.

Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PBJH) Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Galih Alfandi mengatakan proses pembebasan tanah terus dilakukan untuk seksi 1 masih terus dilakukan. Sembari pembebasan lahan jalan tol dilakukan, saat ini proses konstruksi untuk seksi 1 juga sedang berjalan.

"Sampai saat ini wacana pembebasan lahan untuk seksi dua akan dilakukan setelah lahan untuk seksi tiga dibebaskan dulu," katanya, Jumat (1/10/2021).

Ia tidak bisa memprediksi waktu pembebasan lahan untuk seksi 2. Alasannya, karena sampai saat ini IPL untuk seksi 3 saja masih belum turun. "Saya belum berani memprediksi waktunya, sebab pembebasan lahan untuk seksi tiga saja belum dilakukan," ujarnya.

Disinggung kelanjutan proses pengadaan lahan jalan tol, Galih mengatakan saat ini untuk pembayaran uang ganti kerugian (UGK) di Purwomartani meliputi Dusun Cupuwatu dan Kadirojo 2 masih menunggu persetujuan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Begitu juga untuk pembayaran (UGK) untuk tol Jogja-Bawen.

Baca juga: Izin Lokasi Jalan Tol Jogja-YIA hingga Kini Belum Terbit, Ini Jawaban Pemda DIY

"Untuk proses pembayaran UGK masih menunggu persetujuan LMAN, baik untuk Jogja Bawen maupun Jogja Solo," katanya.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PBJH) Jogja-Solo, Wijayanto menjelaskan pembangunan baik jalan tol Jogja-Solo-Kulonprogo maupun tol Jogja-Bawen sama-sama masuk program strategis nasional (PSN).

Karena keduanya masuk PSN, maka pedoman dan kebijakan yang diterapkan juga sama. Baik Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen sama-sama menuju Bandara YIA dengan titik pertemuan di Junction Gamping. "Jadi semua sama-sama PSN. Cuma prioritas pengerjaannya saja yang berbeda. Bisa juga yang dikerjakan lebih dulu yang dari YIA sepanjang ada kesepakatan," kata Totok

Dia mengatakan pembangunan seksi 2 (Purwomartani-Gamping) bukan yang paling akhir dikerjakan. Hanya saja, ada sejumlah pertimbangan yang dipikirkan. Selain di seksi ini pembangunan jalan tol elevated, lahan terdampak juga sedikit sedikit dan biayanya juga tinggi.

Kepala Bidang Pengadaan Tanah BPN Kanwil DIY Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan seluruh kalurahan di Kapanewon Seyegan sudah melaksanakan tahapan musyawarah warga terkait bentuk UGK yang akan diberikan kepada warga terdampak.

"Untuk musyawarah warga di Kapanewon Seyegan semuanya sudah selesai. Kami sedang menjadwalkan pelaksanaan musyawarah warga untuk Kapanewon Tempel. Rencananya pertengahan Oktober," katanya.