Ratusan Kendaraan Tujuan Wisata Pantai Diputar Balik

Sejumlah kendaraan diputar balik saat akan masuk kawasan wisata Pantai Parangtritis, Minggu (3/10/2021). - Harian Jogja/Jumali
03 Oktober 2021 15:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Ratusan kendaraan roda 2, 4 dan 6 yang menuju Pantai Parangtritis diputar balik, Minggu (3/10/2021). Mereka diputar balik karena objek wisata di Pantai Selatan Bantul sampai saat ini belum dibuka.

Kapolsek Kretek AKP Yosephine Iswantari mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Bantul menggelar penyekatan kendaraan baik roda 2, 4 dan 6 depan TPR Pantai Parangtritis, Sabtu (2/10) dan Minggu (3/10). Petugas tidak hanya bertugas pada pagi hari namun juga siang hari. Alhasil, ada ratusan kendaraan yang hendak menuju ke Pantai Parangtritis diputar balik.

BACA JUGA : Lebih Representatif untuk Putar Balik, Posko Penyekatan 

"Ini kami lakukan karena memang Pantai Parangtritis belum dibuka. Petugas kami bagi dalam dua sif. Sif pertama dari pukul 8.00WIB sampai 13.00 WIB. Terus dilanjut sif kedua dari pukul 14.00 WIB sampai 17.00 WIB. Sudah ratusan yang kami putar balik," katanya, Minggu (3/10/2021).

Meski telah menghalau ratusan kendaraan, diakui Yosephine jika masih ada beberapa kendaraan yang lolos. Sebab, mereka yang lolos biasanya masuk ke kawasan Pantai Parangtritis pada malam hari.

"Mereka menerobos pada malam hari, saat tidak ada penjagaan," lanjut Yosephine.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan penyekatan ke objek wisata pantai tetap dilakukan pihaknya setiap Jumat sampai Minggu. Hal itu dilakukan, karena objek wisata pantai belum buka.

BACA JUGA : Sudah 3.752 Kendaraan Masuk Jogja Putar Balik selama 

"Untuk hari Jumat kami sekat dari mulai simpang Druwo. Baru dilanjutkan pada hari Sabtu Minggu juga dilakukan di TPR dan sebelum jembatan Kretek," kata Kapolres.

Meski dilakukan penyekatan sejak Jumat, diakui Kapolres masih ada pengunjung yang lolos, karena Jalan Parangtritis merupakan jalan umum. "Tapi kami usahakan agar tidak lolos. Utamanya bus," tandas Kapolres.