Soal Vaksinasi, 2 Kabupaten di DIY Ini Dapat Sorotan

Tangkapan layar ketika Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji berbicara dalam diskusi daring bertajuk Kasus Semakin Tinggi, di Rumah Saja, Senin (28/6/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
06 Oktober 2021 23:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY meminta pemerintah kabupaten terutama Bantul dan Gunungkidul untuk mempercepat capaian vaksinasi agar DIY turun level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 3 ke level 2.

“Kita sudah dorong untuk kabupaten yang masih kurang untuk diperbanyak yang sentra vaksin, kan lebih mudah karena nanti masyarakat datang sendiri ke puskesmas. Di puskesmas saya kira sudah cukup, fasilitas sudah ada, internet sudah ada, tenaga kesehatan bisa nyambi. Kalau ada vaksinasi masal juga engga apa-apa kerja sama pihak lain,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, kadarmanta Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Rabu (6/10/2021).

Selain di puskesmas reguler, di puskesmas pembantu (pustu) juga bisa dijadikan sentra vaksin karena di lokasi tersebut terdapat fasilitas. Namun jika lokasinya sempit bisa menggunakan pendopo kalurahan atau kapanewon.

BACA JUGA: Disinggung "Orang Dalam" KPK Bekingan Azis Syamsuddin, Dewas:Tak Ada Laporan

Dari data Dinas Kesehatan DIY cakupan vaksinasi sampai 5 Oktober 2021 sebesar 83,91% atau 2.416.424 orang dari total sasaran sebanyak 2.879.699 untuk dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua cakupan mencapai 51,85% atau 1.493.198 orang. Khusus vaksinasi lansia sudah mencapai 60,62% atau sekitar 300.834 orang dari sasaran 472.852 orang.

Secara umum capaian vaksinasi per kabupaten dan kota, Jogja tertinggi yang sudah mencapai 100% dari total sasaran, bahkan saat ini Pemkot Jogja sudah mulai menyasar warga luar Jogja yang beraktivitas di Jogja. Capaian tertinggi kedua, yakni Sleman 78,46%, Kulonprogo 74,68%, Bantul 67,11%, dan Gunungkidul 66,76%.

Menurut Baskara Aji, capaian vaksinasi lansia yang masih rendah dan perlu digenjot kembali. Pihaknya sudah meminta kabupaten dan kota untuk menyediakan kendaraan penjemput lansia atau vaksinasi jemput bola. “Satgas penebalan nakes juga bisa membantu menjemput lansia atau warga yang mengalami kesulitan mobilitas untuk divaksin,” kata Baskara Aji.