Advertisement
Tujuh Objek Wisata Gunungkidul Diusulkan Dibuka, Ini Daftarnya
Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Rabu (16/1/2019). - Harian Jogja/Dok.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mengusulkan tujuh objek wisata diuji coba dibuka karena ketujuhnya sudah memiliki sertifikat CHSE dan QR code aplikasi PeduliLindungi.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, sudah ada objek wisata yang memenuhi persyaratan sehingga diusulkan untuk uji coba pembukaan. “Tujuh destinasi yang kamu usulkan dibuka ke kementerian,” kata Sunaryanta saat meninjau program vaksinasi yang diselenggarkan Badan Otorita Borobudur dengan Tiket.com di Rest Area Bunder, Kapenwon Playen, Rabu (6/10/2021).
Advertisement
BACA JUGA: Ratusan Destinasi Wisata di Jateng Sudah Dibuka
Selama destinasi wisata belum dibuka, ia meminta masyarakat untuk bersabar karena secara aturan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. “Ya kalau dari wilayah Gunungkidul sudah PPKM level 2, tapi karena aglomerasi di DIY, maka masih dalam kategori level 3,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, tujuh destinasi yang diusulkan buka di antaranya Gua Pindul dan kawasan Edupark Bejiharjo di Kapanewon Karangmojo, kawasan Pantai Baron di Kapanewon Tanjungsari. Selain itu, ada Pantai Watulumbung di Kapanewon Girisubo, Cave Tubing Kalisuci di Kapanewon Semanu, Gunung Gentong di Kapanewon Gedangsari, dan Gunung Ireng di Kapanewon Patuk.
Dia menjelaskan, tujuh objek wisata itu sudah mengantongi sertifikat CHSE dan QR code aplikasi PeduliLindungi. “Kalau syaratnya sudah lengkap maka akan kami usulkan ke Dinas Pariwisata DIY,” katanya.
Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita mengatakan mengingatkan kepada pengelola objek wisata untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat
“Pengelola harus konsisten dan protokol kesehatan benar-benar dijalankan mulai dari pintu masuk, saat berada di lokasi hingga akses keluar benar-benar diawasi,” katanya.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Gelorakan Permainan Tradisional Rakyat
Menurut Indah, BOB mendukung pembukaan objek wisata dengan memberikan pelatihan bagi pengelola wisata berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di area wisata dan program vaksinasi kepada pelaku wisata.
Dia menjelaskan, untuk saat ini BOB mendapatkan jatah sebanyak 5.000 dosis vaksin. Jumlah tersebut digunakan untuk vaksinasi di tiga kabupaten di DIY. “Kemarin berlangsung di Sleman, hari ini [kemarin] di Gunungkidul. pelaksanaan selajutnya dilakukan di Kabupaten Kulonprogo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
ASDP Prediksi 27 Ribu Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni Sabtu Malam
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Urus SIM Akhir Pekan di Jogja, Ini Jadwal Sabtu 28 Maret 2026
Advertisement
Advertisement





