Long Weekend Kenaikan Yesus, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp1,7 M
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Sejumlah pengunjung terlihat bermain di kawasan Pantai Ngandong, Tepus, Kapanewon Tepus. Minggu (3/10/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata Gunungkidul memiliki beberapa catatan berkaitan dengan uji coba pembukaan destinasi wisata mulai Rabu (20/10/2021).
Selain masalah sinyal untuk akses aplikasi PeduliLindungi, juga ada sejumlah pengunjung yang ditolak masuk ke kawasan wisata karena tidak memiliki bukti vaksin.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan total pengunjung di hari pertama uji coba ada sekitar 4.325.
Secara umum, sambung dia, sudah banyak wisatawan saat masuk langsung mengeluarkan aplikasi untuk proses pemindaian di QR code yang disediakan petugas. Namun demikian, Hary tidak menampik adanya pengunjung tidak memiliki aplikasi sehingga terpaksa menginstal di lokasi. “Langsung diminta mengunduh aplikasi yang dibutuhkan,” katanya, Kamis (21/10/2021).
Pada hari pertama pembukaan, belasan pengendara diminta putar balik karena tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, dan saat diminta menunjukan bukti vaksin juga tidak bisa memperlihatkannya.
Total ada 13 kendaraan yang ditolak masuk ke wisata. Rinciannya, dua motor dan dua mobil di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) terdapat empat sepeda motor dan satu unit mobil. Sisanya lima sepeda motor ditolak masuk ke Pantai Wediombo. “Saat diminta menunjukan kartu vaksin ternyata tidak memiliki dan langsung diarahkan untuk putar balik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.