BRIN Gandeng UGM dan UPN Dalami Penyebab Kemunculan Api di Seyegan
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
QR code terpasang di TPR Parangtritis, Jumat (7/5/2021)./Harian Jogja-Jumali\r\n
Harianjogja.com, BANTUL- Dibukanya kembali destinasi wisata membuat potensi capaian PAD Bantul 2021 dapat kembali bertambah. Komisi B DPRD Bantul berharap di sisa waktu yang ada pemasukan pendapatan dapat memenuhi target PAD yang ada.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis pada Jumat (22/10/2021) menuturkan setelah beberapa bulan berhenti, PAD dari sektor pariwisata kini bisa mulai dioptimalkan kembali. Mulanya target PAD sektor pariwisata dipatok Rp24 miliar jumlah tersebut lalu mengalami penurunan.
"Kemarin itu targetnya dari pariwisata awalnya kurang lebih Rp24 miliar. Tetapi setelah ada penutupan itu diturunkan menjadi Rp14 miliar," terangnya.
Sebelum wisata ditutup, Wildan menyebut bila capaian PAD telah mencapai sekitar Rp8 miliar. "Berarti untuk mengejar Rp14 miliar itu masih kurang Rp6 miliar dalam waktu kurang lebih dua bulan ini. Ya semoga saja bisa tercapai," tambahnya.
Menurut Wildan guna pengoptimalan pariwisata, pelaku wisata maupun dinas dapat melakukan promosi wisata ke destinasi-destinasi komunitas atau Community Based Tourism (CBT) seperti desa wisata yang banyak di Bantul. Cara ini juga dinilai bisa memecah konsentrasi wisatawan sehingga tidak membeludak di satu destinasi.
BACA JUGA: Kabur dari Kejaran Awak Media, Rachel Vennya Dipeluk Sang Kekasih
Bika wisatawan tersebar, PAD tetap bisa dioptimalkan namun prokes sebagai landasan utama tetap bisa dijalankan. "Di Bantul ini kan sudah mulai banyak menjamur tempat-tempat wisata baru. Supaya para wisatawan tidak terfokus hanya pada satu dua titik, silahkan berwisata ke tempat-tempat yang baru itu," ujarnya.
"Misalkan datang ke lokasi tertentu penuh, silahkan pindah ke lokasi yang lainnya. Sehingga terjaga kapasitasnya, tidak overload. Dan untuk tahu ada destinasi-destinasi itu perlu promosi. Jadi silahkan para pelaku wisata mempromosikan melalui media sosial," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
Film zombie Korea Colony karya Yeon Sang-ho menembus 5 juta penonton dalam tiga pekan. Sukses besar di Cannes dan box office 2026.
Terlalu sering minum kopi kekinian bisa memicu gangguan tidur, berat badan naik hingga risiko diabetes. Simak 13 dampaknya bagi kesehatan.
Enam wakil Indonesia bertanding di babak 32 besar Macau Open 2026. Sorotan tertuju pada duel Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.