PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul melarang pelaksanaan kampanye tatap muka dalam tahapan pilihan lurah serentak di 58 kalurahan. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya klaster penularan corona dalam pelaksanaan pilihan lurah.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Kriswanto mengatakan, kampanye lurah diselenggarakan tiga hari mulai Minggu (24/10/2021) hingga Selasa (26/10/2021). Meski demikian, sesuai dengan edaran terbaru dari bupati, masing-masing calon dilarang menyelenggarakan tatap muka untuk mengurangi risiko penularan virus corona.
“Masih dalam masa pandemi, jadi sifatnya berpotensi terjadinya kerumunan dilarang,” katanya, Kamis (21/10/2021).
Konsekuensi dari kebijakan ini, panitia di masing-masing kalurahan akan menyediakan fasilitas penyampaian visi misi calon di hari pertama kampanye. Kegiatan tersebut akan didokumentasikan kemudian ditautkan ke sistem informasi desa atau akun-akun media sosial sehingga visi misi calon dapat dketahui masyarakat.
Baca juga: Pelaku Tabrak Lari Moyudan Terancam 6 Tahun Penjara
“Penyampaian visi misi juga dibatasi karena hanya dihadiri 30 undangan,” katanya.
Ketua Panitia Pemilihan Lurah Pacarejo, Semanu, Roni Romansyah saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya pelarangan aktivitas kampanye tatap muka di pilihan lurah. Pelarangan tertuang dalam Surat Edaran Bupati No.270/4762 tentang Larangan Kampanye dengan Pengumpulan Massa.
Menurut dia, larangan tertuang dalam huruf a edaran dengan ketentuan calon lurah dilarang melaksanakan kegiatan bazaar, konser, pertunjukan seni, pawai kendaraan serta kegiatan lomba dan olahraga bersama. Sedangkan di huruf C, juga ada larangan bagi calon lurah mengumpulkan massa yang dapat memicu terjadinya kerumunan.
Sebagai gantinya, kampanye diutamakan menggunakan media cetak, elektronik hingga akun-akun media sosial. “Kami juga akan memasang alat peraga kampanye dari masing-masing calon,” katanya.
Dia menambahkan, untuk penyampaian visi misi akan dibuatkan format video agar bisa disebarkan secara luas ke masyarakat. “Pelaksanaannya di hari pertama kampanye dan nanti hasil dari video yang direkam akan disebar sehingga warga dapat mengetahui visi misi dari calon,” katanya.
Disinggung mengenai pengawasan selama masa kampanye, Roni memastikan akan bekerjasama dengan aparat keamanan agar pelaksanaan dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami terus lakukan koordinasi lintas sektor memsatikan pilihan lurah berjalan dengan aman lancar dan juga sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.