31 Objek Wisata di Kulonprogo Segera Dibuka, Ini Daftarnya

Objek wisata Pantai Glagah mulai diserbu wisatawan lokal DIY pada H1 Idulfitri 1442 Hijriah, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
22 Oktober 2021 19:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebanyak 31 objek wisata di Kulonprogo dalam waktu dekat akan diujicobakan untuk dibuka secara terbatas. Pembukaan objek wisata seiring dengan penurunan PPKM berjenjang di wilayah Bumi Binangun menjadi level dua dari sebelumnya level tiga.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito, mengatakan 31 objek wisata tersebut juga telah mendapatkan infrastruktur QR code dari pemerintah pusat untuk penerapan aplikasi peduli lindungi. Meskipun, dalam penerapannya pengelola wisata masih terganjal soal akses sinyal atau Internet.

"Hari ini kami bersama organisasi perangkat daerah [OPD] terkait termasuk instansi TNI, Polri rapat terkait dengan uji coba pembukaan objek wisata. Pembukaan objek wisata secara terbatas berdasarkan Inmedagri, Ingub DIY, dan surat edaran dari Kadispar DIY. Sekali lagi ini masih uji coba ya, belum dibuka sepenuhnya" kata Joko pada Jumat (22/10/2021).

BACA JUGA: Stres karena Tugas Kuliah, Mahasiswi di Sleman Tewas Minum Racun

Pembukaan 31 objek wisata di Kulonprogo belum bisa dipastikan. Dikarenakan, Dinas Pariwisata Kulonprogo masih menunggu surat edaran Bupati Kulonprogo terkait dengan penurunan level PPKM berjenjang sebelum secara resmi membuka objek wisata secara terbatas.

"Jadi, jadwal resmi uji coba pembukaan objek wisata masih menunggu surat edaran ya. Posisinya saat ini sudah naik ya (ke meja Bupati) untuk mendapatkan tanda tangan. Setelah surat edaran tertandatangani, secara resmi akan kita buka objek wisata secara terbatas. Saat ini, objek wisata masih melakukan persiapan," ungkap Joko.

Dikatakan Joko, pembukaan 31 objek wisata di Kulonprogo juga masih dibatasi sebanyak 25 persen dari total kapasitas. Di sisi lain, penerapan aplikasi peduli lindungi juga masih terkendala dengan problem persinyalan. OPD terkait didorong oleh Joko untuk segera mempersiapkan sarana maupun prasarana agar penerapan aplikasi peduli lindungi di objek wisata mampu berjalan efektif.

"Sehingga, kami menerapkan kearifan lokal dengan meminta wisatawan untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19. Kebijakan tersebut diterapkan bagi pengelola wisata yang kesulitan untuk menerapkan aplikasi peduli lindungi," ujar Joko.

Pemkab Kulonprogo Waspada Terhadap Penurunan Level PPKM

Penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berjenjang di wilayah Kulonprogo menjadi level dua dari level tiga disambut dengan kewaspadaan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat. Masyarakat diimbau tetap senantiasa menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, mengatakan secara bertahap jawatannya bakal melakukan upaya evaluasi terhadap sejumlah kegiatan masyarakat yang akan dilonggarkan. Upaya evaluasi dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadinya penularan Covid-19 yang berpotensi menimbulkan klaster.

"Level dua ini kemungkinan besar disambut dengan euforia masyarakat ya. Kita perlu tetap waspada. Walaupun level PPKM menjadi dua kita harus punya role model untuk mengantisipasi terjadinya klaster penularan Covid-19," kata Fajar beberapa waktu lalu.

Dikatakan Fajar, upaya evaluasi dan uji coba juga nantinya bakal menyasar sektor pariwisata. Sektor pariwisata dinilai menjadi lini yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Protokol pencegahan penularan Covid-19 dituntut untuk mampu diterapkan oleh pengelola wisata secara ketat demi menghindari terjadinya klaster penularan Covid-19.

"Tempat pariwisata kita nantinya akan terus dilakukan uji coba. Kita lakukan verifikasi ya terkait dengan penerapan protokol kesehatan. Termasuk upaya penerapan ganjil genap di objek wisata. Kita terus berkoordinasi dengan dinpar Kulonprogo untuk mempersiapkan objek wisata agar mampu menerapkan protokol kesehatan," terang Fajar.

Selain berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo juga mengimbau agar pengelola objek wisata agar mempersiapkan protokol kesehatan di masing-masing destinasi wisata. Penerapan protokol kesehatan menjadi syarat mutlak bagi pengelola wisata untuk menyambut wisatawan.

"Kan ada pengelola wisata yang konsisten maupun yang tidak konsisten ya. Untuk yang konsisten ya kita dorong agar terus menerapkan protokol Covid-19. Sementara itu, bagi yang tidak konsisten ya bakal kita tegur bahkan kita minta tutup," sambung Fajar.

Adapun, daftar 31 destinasi wisata di Kulonprogo yang akan segera dibuka secara terbatas yakni:

1. Pantai Glagah
2. Pantai Congot
3. Pantai Trisik
4. Pantai Bidara
5. Pantai Mlarangan Asri
6. Mangrove Pasir Kadilangu
7. Mangrove Jembatan Api-api
8. Waduk Sermo
9. Pule Payung
10. Wisata Alam Nglinggo
11. Puncak Suroloyo
12. Wisata Alam Tritis
13. Desa Wisata Tinalah
14. Goa Kiskendo
15. Ekowisata Sungai Mudal
16. Kalibiru
17. Kedung Pedhut
18. Kembangsoka
19. Sendangsono
20. Dolan Ndeso Boro
21. Taman Bambu Air
22. Taman Bendung Kamijoro
23. Gunung Kuniran
24. Towilfiets
25. Ayunan Langit
26. Segajih Live in
27. Grojogan Sewu
28. Puncak Kleco
29. Canthing Mas Puncak Dipowono
30. Arus Progo Rafting
31. Goa Kebon