Tahun Depan, Sleman Kuras Anggaran Rp70 Miliar untuk Bangun Mal Pelayanan Publik

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD Sleman terkait rencana pembangunan MPP Sleman di Aula Lantai III Kantor Setda Sleman, Jumat (22/10 - 2021)/Ist
23 Oktober 2021 11:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman berencana membangun Mall Pelayanan Publik dengan anggaran fantastik. Pembangunan gedung empat lantai tersebut akan dimulai pada 2022 mendatang.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan pelaksanaan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) ini dilakukan melalui kontrak tahun jamak. Pelaksaan pembangunan dimulai pada 2022 hingga 2023. Dalam prosesnya, kata Kustini ada penambahan anggaran pembangunan MPP.

Penambahan anggaran tersebut, lanjut dia, seiring dengan penambahan ruangam untuk menyesuaikan dengan kebutuhan di masa mendatang. Terutama untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat maupun karyawan.

"Konsekuensinya diperlukan penambahan dana untuk pembangunan MPP yang semula dianggarkan sebesar Rp55 Miliar menjadi sebesar Rp70 Miliar," ujar Kustini usai penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD Sleman di Aula Lantai III Kantor Setda Sleman, Jumat (22/10/2021).

BACA JUGA: Ada Bantuan Mobil PCR dari Polri, Testing Corona di Gunungkidul Diperkuat

Menurut Kustini, pembangunan MPP terdiri dari beberapa lantai. Dimulai dari bangunan basement, lantai dasar sampai dengan lantai 4. Adapun lokasi pembangunan MPP berada di sebelah barat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Sleman. "MPP ini didesain untuk menyediakan ruang pelayanan berbagai perijinan, baik internal Pemkab Sleman maupun instansi vertikal," katanya.

Sekadar diketahui, pembangunan MPP itu awalnya akan dibangun tahun lalu. Namun karena muncul pandemi Covid-19 rencana tersebut batal dilaksanakan. Anggaran yang disediakan pun termasuk yang direfocusing untuk penanggulangan Covid-19.

"Kami mendukung upaya Pemkab untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemkab harus terus melakukan inovasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta.