Pemkab Gunungkidul Kaji Investasi Sekolah Berasrama Rp44,2 Miliar
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Rombongan motor di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) meresahkan masyarakat. Pada Sabtu (30/10/2021) petang pemotor melemparkan batu yang mengakibatkan kaca depan mobil pikap pecah.
Pikap ini milik Minto, warga Dusun Bali, Kalurahan Girisekar, Panggang. Pelemparan terjadi saat korban mengemudikan mobilnya dari arah Panggang menuju Saptosari. Di lokasi kejadian, rombongan pemotor lewat dari arah timur. Tiba-tiba, salah seorang pemotor melemparkan batu hingga mengenai kaca bagian kanan depan hingga bolong.
Karena panik, korban tidak bisa mengenali pelaku pelemparan dan langsung berhenti di pinggir jalan untuk melihat kerusakan. Babhinkamtibmas Kalurahan Girisekar, Bripka Yayan Eko Prasetyo mengatakan pelemparan batu oleh rombongan pemotor terjadi di JJLS, tepatnya di Dusun Bali, Girisekar. Ia menyebur sopir tidak mengalami luka, tapi kaca mobil pecah akibat terkena lemparan.
Berdasarkan keterangan dari pemilik, pada saat kejadian, jalan sepi karena dari arah barat hanya korban yang melintas. Korban sempat berusaha mengejar pelaku tetapi gagal menemukannya.
“Korban juga sudah menerima dan tidak membuat laporan ke polisi,” katanya.
Salah seorang warga Kalurahan Jetis, Saptosari, Sumanto, mengatakan rombongan motor ini jelas sangat meresahkan. Selain membleyer kendaraan yang ditunggangi, rombongan juga sering memenuhi badan jalan sehingga menggangu pengendara lainnya. “Berhubung jengkel, warga sempat berusaha mengejar,” katanya.
Sumanto berharap kepada aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli keamanan. "Apalagi pariwisata sudah dibuka sehingga intensitas pengendara semakin banyak, khususnya pada saat libur akhir pekan sehingga upaya menjaga keamanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
KKMP Demangan memanfaatkan jaringan rumah kos anggota untuk memasarkan produk UMKM dan mengusulkan bantuan kendaraan guna memperluas usaha koperasi.
Lima kambing milik warga Desa Tengklik, Karanganyar, mati atau hilang. BKSDA dan kepolisian dijadwalkan mengecek lokasi dugaan serangan satwa liar.
Lahan kritis di DIY mencapai 70.518 hektare. Gus Hilmy menyoroti alih fungsi hutan, ancaman habitat satwa, dan pentingnya prosedur perizinan.
DPRD DIY berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi mahasiswa dalam aksi 20 Oktober 2026 yang membawa tujuh tuntutan evaluasi pemerintahan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.