RSUD Saras Adyatma Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak
RSUD Saras Adyatma mengingatkan masyarakat tentang pentingnya imunisasi anak di tengah meningkatnya kasus campak di Indonesia.
Pemberian hibah dan bantuan sosial Gubernur DIY kepada kelompok masyarakat terdampak Covid-19 di Bangsal Kepatihan, Senin (8/11/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 1.734 anak yatim piatu, yatim dan atau piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19 di DIY mendapatkan bantuan sosial yang bersumber dari Dana Keistimewaan DIY 2021, Senin (8/11/2021).
Masing-masing anak mendapatkan bantuan senilai Rp1,5 juta untuk tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember.
Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih mengatakan dari 1.734 anak yang menerima bantuan Rp500.000 per bulan selama tiga bulan tersebut terdiri dari Kota Jogja sebanyak 297 anak, Bantul 495 anak, Sleman 452 anak, Kulonprogo 201 anak dan Gunungkidul sebanyak 289 anak.
"Sementara bantuan untuk tiga bulan dulu. Nanti akan kami lihat kondisinya, evaluasi dan penganggaran ke depannya, masih memungkinkan tidak?" kata Endang di sela-sela acara Penyerahan Hibah dan Bantuan Sosial Gubernur DIY kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 2021 di Bangsal Kepatihan, Jogja, Senin (8/11).
Lebih lanjut Endang mengungkapkan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, yatim dan piatu, dengan total anggaran Rp2,6 miliar diberikan melalui lima Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang kemudian dialihkan ke anak yang bersangkutan.
Tak cuma itu Dinsos DIY juga memberikan bantuan modal kepada 10 Kelompok Usaha Bersama (Kube) di DIY. "Masing-masing KUBE mendapatkan bantuan Rp32 juta. Jadi total ada sekitar Rp320 juta yang kami salurkan untuk 10 Kube di DIY," katanya.
Salah satu anak yatim penerima bantuan, Sisilia Putu Sugito, asal Karangjambe RT005 Banguntapan, Bantul mengaku sangat berterima kasih atas pemberian bantuan tersebut. Sebab, diakuinya bantuan tersebut sangat membantu perekonomian keluarga. "Apalagi adik saya masih TK. Sedangkan ibu bekerja serabutan," ungkapnya.
Selain memberikan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, yatim dan piatu serta KUBE, Pemda DIY juga memberikan bantuan kepada 169 Pokdarwis yang terdampak PPKM senilai Rp4,8 miliar.
Bantuan produktif bagi UMKM melalui sentra, forkom dan asosiasi sebanyak 333 kelompok dan didistribusikan kepada 5.725 UMKM seluruh DIY masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp1, 2 juta.
Hibah sarana kesehatan penanganan Covid-19 bagi Jaga Warga di 46 Kelurahan se-DIY senilai Rp1, 9 miliar, hibah sarana kesehatan untuk penertiban prokes bagi 46 Kelurahan di DIY senilai Rp167 juta, bantuan sosial bahan makanan pokok bagi masyarakat di kelurahan/kalurahan seluruh DIY senilai Rp590 juta, dan bantuan Rescue Istimewa senilai Rp691 juta.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengungkapkan jika bantuan untuk warga terdampak Covid-19 dengan menggunakan Danais dimungkinkan. "[Diberikan] dengan batas kewajaran. Bisa dijadikan bantuan ke masyarakat," katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Saras Adyatma mengingatkan masyarakat tentang pentingnya imunisasi anak di tengah meningkatnya kasus campak di Indonesia.
Pemkot Pekalongan mempertahankan opini WTP dari BPK RI untuk LKPD 2025. Capaian ini menjadi WTP ke-11 berturut-turut sejak 2015 meski di tengah tantangan bencan
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Pemkab Bantul akan menerapkan pajak restoran dan kafe sebesar 10 persen mulai September 2026. Pelaku usaha masih dalam tahap pendataan.
Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar di Batang. Sebanyak 825 petugas mendata seluruh usaha dan rumah tangga untuk dasar pembangunan 10 tahun ke depan.
Kimi Antonelli, 19, dominasi F1 2026 dengan 5 kemenangan dari 6 balapan, unggul 66 poin. Russell tertinggal, Hamilton mendekat. Alonso dan Verstappen puji talen