Menelusuri 45 Tahun Jalan Kreatif Garin Nugroho Merekam Indonesia
GIK UGM gelar Lebaran Seni 2026 dengan empat pameran, termasuk arsip 45 tahun perjalanan Garin Nugroho.
Pemberian hibah dan bantuan sosial Gubernur DIY kepada kelompok masyarakat terdampak Covid-19 di Bangsal Kepatihan, Senin (8/11/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 1.734 anak yatim piatu, yatim dan atau piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19 di DIY mendapatkan bantuan sosial yang bersumber dari Dana Keistimewaan DIY 2021, Senin (8/11/2021).
Masing-masing anak mendapatkan bantuan senilai Rp1,5 juta untuk tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember.
Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih mengatakan dari 1.734 anak yang menerima bantuan Rp500.000 per bulan selama tiga bulan tersebut terdiri dari Kota Jogja sebanyak 297 anak, Bantul 495 anak, Sleman 452 anak, Kulonprogo 201 anak dan Gunungkidul sebanyak 289 anak.
"Sementara bantuan untuk tiga bulan dulu. Nanti akan kami lihat kondisinya, evaluasi dan penganggaran ke depannya, masih memungkinkan tidak?" kata Endang di sela-sela acara Penyerahan Hibah dan Bantuan Sosial Gubernur DIY kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 2021 di Bangsal Kepatihan, Jogja, Senin (8/11).
Lebih lanjut Endang mengungkapkan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, yatim dan piatu, dengan total anggaran Rp2,6 miliar diberikan melalui lima Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang kemudian dialihkan ke anak yang bersangkutan.
Tak cuma itu Dinsos DIY juga memberikan bantuan modal kepada 10 Kelompok Usaha Bersama (Kube) di DIY. "Masing-masing KUBE mendapatkan bantuan Rp32 juta. Jadi total ada sekitar Rp320 juta yang kami salurkan untuk 10 Kube di DIY," katanya.
Salah satu anak yatim penerima bantuan, Sisilia Putu Sugito, asal Karangjambe RT005 Banguntapan, Bantul mengaku sangat berterima kasih atas pemberian bantuan tersebut. Sebab, diakuinya bantuan tersebut sangat membantu perekonomian keluarga. "Apalagi adik saya masih TK. Sedangkan ibu bekerja serabutan," ungkapnya.
Selain memberikan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, yatim dan piatu serta KUBE, Pemda DIY juga memberikan bantuan kepada 169 Pokdarwis yang terdampak PPKM senilai Rp4,8 miliar.
Bantuan produktif bagi UMKM melalui sentra, forkom dan asosiasi sebanyak 333 kelompok dan didistribusikan kepada 5.725 UMKM seluruh DIY masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp1, 2 juta.
Hibah sarana kesehatan penanganan Covid-19 bagi Jaga Warga di 46 Kelurahan se-DIY senilai Rp1, 9 miliar, hibah sarana kesehatan untuk penertiban prokes bagi 46 Kelurahan di DIY senilai Rp167 juta, bantuan sosial bahan makanan pokok bagi masyarakat di kelurahan/kalurahan seluruh DIY senilai Rp590 juta, dan bantuan Rescue Istimewa senilai Rp691 juta.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengungkapkan jika bantuan untuk warga terdampak Covid-19 dengan menggunakan Danais dimungkinkan. "[Diberikan] dengan batas kewajaran. Bisa dijadikan bantuan ke masyarakat," katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GIK UGM gelar Lebaran Seni 2026 dengan empat pameran, termasuk arsip 45 tahun perjalanan Garin Nugroho.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk sembilan formasi strategis. Pendaftaran berlangsung hingga 2 Juli 2026 melalui laman karier resmi BPKH.
Pengelolaan TPR Parangtritis beralih ke Kalurahan Parangtritis mulai 1 Juli 2026. Dispar Bantul menata ulang 21 petugas dan merekrut petugas baru.
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Empat laga 32 besar Piala Dunia 2026 resmi terkonfirmasi, termasuk Brasil vs Jepang dan Belanda vs Maroko.