Hutan Pinus Mangunan Perketat Penggunaan Peduli Lindungi

Foto ilustrasi penggunaan pedulilindungi di area wisata. - Harian Jogja/Nina Atmasari
08 November 2021 09:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Penggunaan aplikasi Peduli Lindunginterus diperketat di objek wisata Hutan Pinus Sari Mangunan. Berbagai skema disiapkan agar wisatawan tetap bisa mengakses Peduli Lindungi dan terdata.

Tak bisa mengelak, dua pengunjung yang membohongi petugas pun dipulangkan. Pengelola Hutan Pinus Sari Mangunan, Anang Suhendri menyebutkan dua pengunjung terpaksa dipulangkan karena belum melakukan vaksinasi. Mulanya mereka mengaku telah vaksin namun belum memiliki aplikasi Peduli Lindungi, sedangkan kartu vaksinnya pun disebutkan ketinggalan. "Kemarin ada yang bohong, sempat ada dua orang itu. Ngakunya sudah vaksin," tuturnya pada Minggu (7/11/2021).

BACA JUGA : Agar Sinyal Internet di Pinus Mangunan Tak Lemot, Butuh

"Ditanya sertifikat vaksinnya mana katanya tidak bawa, ketinggalan di rumah. Dikasihlah KTP, kita kan bisa ngecek NIK nama lengkapnya itu dimasukkan ke aplikasi milik petugas di-barcode kalau belum vaksin tetap warnanya merah. Jadi tidak bisa ditipu kita," tandasnya.

Setelah ketahuan, dua pengunjung yang hendak mengelabuhi petugas pun mengakui belum vaksin. "Kalau belum vaksin tetap belum berani masukkan untuk yang belum vaksin," tegasnya.

Sementara itu Hutan Pinus Sari Mangunan juga mengurai antrean pengunjung dengan pembagian lokasi pindai Peduli Lindungi. Jika ada wisatawan rombongan bus, maka pemindaan akan dilakukan di loket utama dengan antre mengular dengan pemindaian satu per satu. Bila ada kondisi yang demikian, maka pengunjung yang menaiki motor dan mobil pribadi melakukan pemindaian Peduli Lindungi langsung tepat di lokasi parkir untuk memecah kerumunan.

Selain itu Anang juga menjelaskan bila parkiran telah penuh, dirinya akan menghubungi pihak bus biro perjalanan agar memperlambat laju kendaraannya. Jika tidak, biro perjalanan diminta berhenti di destinasi lainnya dahulu sembari menunggu parkiran Hutan Pinus Sari ada yang kosong.

BACA JUGA : Masuk Daftar Hitam Aplikasi Peduli Lindungi, 7 Wisatawan

Khusus pengunjung bus, biro perjalanan juga bisa memberikan nama dan NIK penumpang. Sehingga nantinya saat hendak masuk ke objek wisata petugas akan membantu login dan memindai Kode QR Peduli Lindungi satu per satu. "Kendalanya kalau mati listrik jaringan bisa blank bener-benar enggak ada jaringan bisa drop total. Kita antisipasi dengan menunjukan sertifkat vaksin tapi nama dan NIk-nya tetap kita tulis di buku harian kita," tandasnya.

Anang menegaskan tidak ada alasan bagi pengunjung untuk tidak memindai atau masuk ke Peduli Lindungi. "Kalau tidak bisa ya tetap kita bantu," tegasnya.