Sering Main HP Saat Hamil, Benarkah Bisa Pengaruhi Jantung Janin? Ini Kata Studi
Tinjauan 20 penelitian menemukan kemungkinan kaitan penggunaan HP saat hamil dengan fungsi jantung janin dan masa kehamilan. Bukti belum konklusif.
Para komika saat tampil melawak secara bersama-sama dalam sesi penutupan Stand Up Hutan di Panggung Sekolah Hutan, kawasan Hutan Pinus Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, Minggu (25/11/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul dipastikan harus merogoh anggaran cukup besar untuk mengatasi persoalan sinyal di destinasi wisata Pinus Sari, Mangunan.
Setidaknya dibutuhkan anggaran senilai Rp500 juta untuk memasang jaringan fiber optik (FO) agar persoalan sinyal tidak terus menjadi kendala saat pengunjung hendak menscan Bar Code ke aplikasi PeduliLindungi di objek wisata tersebut.
"Solusinya ya pakai FO. Tapi butuh anggaran cukup banyak sekitar Rp500 juta, karena kami harus menyambungkan dengan yang terdekat. Jika ditarik dari Mangunan kira-kira sekitar 5 kilometer kabel FO nya. Sementara, untuk provider ranahnya bukan di kami," kata Kepala Diskominfo Bantul Fenty Yusdayati, Senin (20/9).
Namun, kepastian jadi tidaknya pemasangan FO di Pinus Sari, Fenty mengaku menyerahkan masalah tersebut kepada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Pemkab Bantul. Sebab, keputusan dikeluarkannya anggaran ada di TAPD Pemkab Bantul. "Kalau survey, teman-teman sudah lakukan. Kami juga sudah ajukan. Tinggal nunggu acc dari TAPD. Jika diacc kami akan langsung bergerak," kata Fenty.
Menurut Fenty saat ini sejatinya hampir semua kapanewon tahun ini sudah terhubung dengan jaringan FO. Di mana tinggal beberapa titik di Kapanewon Sedayu yang belum terhubung FO.
Namun dalam waktu dekat, titik ini sudah terhubung dengan FO. Setelah semua terhubung, dinas akan mulai menghubungkan FO ke kalurahan di Bantul.
"Jadi kami targetkan FO ini sampai di kalurahan. Karena untuk kapanewon telah terhubung," katanya.
Sebelumnya, Ketua Koperasi Notowono yang mengelola sejumlah objek wisata di Dlingo termasuk Pinus Sari, Purwo Harsono mengatakan, telah menyediakan Wifi gratis kepada pengunjung di pintu masuk.
BACA JUGA: Aturan Ganjil Genap Masuk Objek Wisata Jogja Baru Wacana
"Ini untuk membantu persoalan lemahnya sinyal saat pengunjung hendak scan barcode aplikasi PeduliLindungi,” kata Ipung-panggilan Purwo Harsono.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo meminta agar Diskominfo Bantul segera mengatasi persoalan sinyal di Pinus Sari. Salah satunya dengan memasang alat untuk memperkuat sinyal.
"Kami berharap betul itu bisa dilaksanakan. Jadi betul-betul besok wisatawan datang tidak mengalami persoalan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tinjauan 20 penelitian menemukan kemungkinan kaitan penggunaan HP saat hamil dengan fungsi jantung janin dan masa kehamilan. Bukti belum konklusif.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Lebih dari 45.000 siswa Jerman berunjuk rasa di 100 kota memprotes pemeriksaan kesehatan dan kebijakan wajib militer baru.
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
SBY mengenang Guruh Soekarnoputra melalui pameran lukisan dan perbincangan di Istana serta menyoroti sumbangsihnya bagi seni dan Indonesia.
Wamen Ekraf Irene Umar mendorong penguatan QRIS untuk mempermudah pembayaran lintas negara bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.