PSS vs Madura United, Huistra Andalkan Tocantins dan Fornazari
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Sukarelawan kebencanaan mengevakuasi pohon tumbang di wilayah Tempel, Jumat (28/2/2020)./Istimewa-BPBD Sleman\n
Harianjogja.com, BANTUL - Polres Bantul, bersama TNI, Pemkab Bantul dan sejumlah relawan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2021 di Lapangan Paseban, Bantul. Kesiapan ini salah satunya dalam rangka menyongsong potensi bencana hidrometeorologi. Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bantul siap mengerahkan sekitar 3.000 sukarelawan untuk membantu menangani dampak kemungkinan terjadinya bencana.
"Hari ini kami apel kesiapsiagaan bersama seluruh stakeholder yang ada di Bantul ada Polres, ada kodim, kemudian Basarnas dan sebagainya, siap untuk mengantisipasi bencana di wilayah Bantul," tutur Kapolres Bantul, AKBP Ihsan pada Senin (8/11/2021).
BACA JUGA : PDIP Siap Wujudkan Jogja Tangguh Bencana
Pasca apel ini, Polres Bantul akan melaksanakan konsolidasi masing-masing instansi. "Konsolidasi itu misalnya Polres akan mengecek sarpras yang ada di Porles terkait bagaimana kesiapannya dalam apabila terjadi bencana," ungkapnya.
"Misalnya kita punya mobil, mobilnya siap enggak. Kita punya alat, alatnya siap enggak. Setelah nanti ke dalam mungkin kedepannya kita akan merencanakan pelatihan," kataya.
Dijelaskan Ihsan salah satu kesiapsiagaan bencana juga perihal bencama hidrometeorologi. "Bantul juga termasuk salah satu daerah yang rawan bencana hidrometeorologi, banjir kemudian angin puting beliung, hujan lebat yang disertai angin biasanya kan pohon timbang dan sebagainya. Itu lah yang kita antisipasi," ucapnya.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bantul, Waljito menegaskan relawan FPRB telah diinstruksikan perihal kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dan badai La Nina. "Karena sekarang di beberapa daerah juga sudah terdampak dengan itu, seperti banjir dan tanah longsor," ungkapya.
BACA JUGA : Antisipasi Bencana, DIY Segera Gelar Apel Siaga
Sekitar 3000 relawan FPRB di 75 Kalurahan di Bantul telah diinstruksikan siaga satu. Waljito telah mengimbau para relawan memeriksa kembali peralatan penanganan bencana. "Peralatan yang ada di gudang dikeluarkan, dicek. Gergaji, tambang, sekop, diesel dan sebagainya diperiksa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Basarnas mengevakuasi 103 penumpang Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Satu orang meninggal dunia dalam proses evakuasi.
Hari Jadi ke-75 Kulonprogo resmi dimulai. Bupati Agung Setyawan mendorong akselerasi pembangunan, investasi, ruang publik, dan ekonomi warga.
China siap mengambil alih keketuaan BRICS pada 2027. Xi Jinping mengajukan empat usulan untuk memperkuat kerja sama Selatan Global.
Basarnas mencari tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Sigi, Sulteng, setelah kehabisan logistik makanan.
India dan China sepakat mengupayakan penyelesaian sengketa perbatasan serta menjaga perdamaian dan ketenangan di kawasan Himalaya.