Capaian Vaksinasi 80%, Pemkab Bantul Minta Warga Tetap Disiplin Prokes

Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo (tengah) saat meninjau vaksinasi di Kapanewon Srandakan, Senin (8/11 - 2021). (foto.dok Humas Pemkab Bantul)
09 November 2021 11:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Bupati Bantul sekaligus Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Joko Budi Purnomo menyebut capaian vaksinasi di Bantul sudah lebih dari 80% dari target capaian 92-93%. Namun demikian, pihaknya meminta warga untuk tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) karena ancaman Covid-19 masih terjadi di Bumi Projotamansari ini.

“Saat ini capaian vaksinasi di Bantul sudah mencapai 80 persen dari target capaian 92 hingga 93 persen, karena masih ada masyarakat yang kondisinya belum bisa divaksin,” kata Joko dikutip dari siaran pers Humas Pemkab Bantul, saat Wakil Bupati Bantul meninjau vaksinasi dan kegiatan bakti sosial yang dilakukan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) di Kapanewon Srandakan, Senin (8/11/2021).

Wakil Bupati Bantul mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi sangat penting sebagai tameng dari virus Covid-19 dan juga penting dalam kehidupan sehari-hari, terlebih saat ini vaksinasi telah menjadi syarat ketika bepergian.

Karena itu Joko menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh IPSM dalam menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan kegiatan vaksinasi yang bekerja sama dengan Puskesmas Srandakan dan Kapanewon Srandakan.

Baca juga: Waduh...Ribuan Guru dan Siswa di Kulonprogo Belum Divaksin Covid-19

“Saya berharap dengan adanya bantuan berupa paket sembako tersebut nantinya juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini,” katanya.

Lebih lanjut Joko mengatakan kasus Covid-19 di Bantul saat ini mengalami kenaikan selama dua pekan terakhir dari yang tadinya 71 kasus menjadi 139 kasus. Sebagai ketua harian Satgas Covid-19, Joko mengaku akan melakukan berbagai upaya agar kasus Covid-19 di Bantul bisa sampai nol kasus agar level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bantul turun.

“Jika turun menjadi level 1 maka masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan baik”, kata Joko. Sebelumnya ia juga menyatakan akan menggencarkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatmen dalam menekan penularan kasus Covid-19 di Bantul.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menjaga disiplin protokol kesehatan dengan ketat minimal 5M, yakni mencuci tangan sesering mungkin, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu juga Joko meminta masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat.