Pemda DIY Pamerkan Empat Potensi di Dubai Expo 2021

Rangkaian kegiatan dalam Dubai Expo 2021 yang diikuti perwakilan dari DIY di Dubai, Uni Emirat Arab. (ist)
10 November 2021 07:07 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah (Pemda) DIY ikut ambil bagian dalam pameran Dubai Expo 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab. Ada empat potensi yang dipamerkan oleh DIY pada pameran kali ini, yaitu investasi, perdagangan, wisata dan budaya.

Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY Agus Priono mengatakan, menyambut baik dan ikut dalam pameran yang cukup bergengsi di Dubai, Uni Emirat Arab. Melalui pameran ini Pemda DIY  memperkenalkan potensi tidak hanya dalam hal investasi, namun juga perdagangan dan wisata. “Tidak ketinggalan soal budaya,” kata Agus dalam konferensi pers daring, Selasa (9/11).

Lebih lanjut Agus mengungkapkan jika budaya menjadi salah satu hal khas yang membuat DIY spesial. Sehingga diharapkan dengan akan diperkenalkan mengenai DIY yang tidak hanya untuk masyarakat di Dubai dan UEA, tetapi juga berbagai negara yang ikut berpartisipasi.

Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanto berharap pameran ini menjadi bentuk dukungan terhadap 20 IKM yang telah menghasilkan produk ekspor berkualitas ekspor premium.

“Kami lebih banyak mem-branding produk-produk premium. Jika sudah dikenal akan dilanjutkan ke-marketing-nya,” katanya.

Lebih lanjut Aris mengungkapkan, dalam rangkaian kegiatan pameran tersebut, Disperindag DIY  juga telah melakukan temu bisnis yang digelar 6-8 November 2021. Diharapkan, produk berkualitas yang dihasilkan DIY lebih dikenal di kancah dunia. “Baik food beferage, furniture, fashion dan craft,” katanya.

Potensi Wisata

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY Marlina Handayani mengungkapkan akan memanfaatkan kegiatan ini untuk memaparkan potensi wisata DIY. Ia menyebut saat ini turis dari negara Timur Tengah masuk dalam 10 besar negara yang paling banyak mengunjungi DIY. “Sehingga upaya promosi perlu didorong untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari segmen timur tengah," ungkapnya. (ADV)