Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Lima dari total 17 kecamatan di Kabupaten Bantul tidak terdapat kasus positif COVID-19 atau sudah berada di zona hijau, karena pasien konfirmasi yang sebelumnya menjalani isolasi telah dinyatakan sembuh.
Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, Rabu (10/11/2021), lima kecamatan dengan zona hijau COVID-19 itu adalah Dlingo, Pleret, Imogiri, Jetis, dan Pandak.
Disebutkan pula, untuk kecamatan yang berada pada zona kuning atau zona risiko COVID-19 rendah ada tiga kecamatan adalah Kecamatan Bantul, Bambanglipuro, dan Kretek.
Sementara sembilan kecamatan di Bantul lainnya berada pada zona orange atau zona risiko sedang, yaitu Piyungan, Banguntapan, Sewon, Kasihan, Sedayu, Pajangan, Srandakan, Sanden, dan Pundong.
BACA JUGA: Sultan: Klaster Takziah Sedayu Membuat DIY Jadi Penyumbang Kasus Covid Tertinggi Nasional
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam keterangan resmi Pemkab, mengatakan, zonasi resiko kasus COVID-19 Bantul dihitung berdasarkan bobot indikator kesehatan masyarakat yang terdiri atas epidemiologi, surveilans, dan pelayanan kesehatan, dari setiap indikator diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan.
Menurut dia, hasil perhitungan berdasarkan data kasus COVID-19 harian dari 26 Oktober sampai 8 November 2021, Kabupaten Bantul berada pada zona risiko sedang (Zona Orange) dengan skor 2,2.
"Hasil perhitungan ini dapat dijadikan sebagai dasar bagi seluruh pihak dalam melaksanakan berbagai macam aktivitas atau kegiatan untuk jangka waktu 14 hari ke depan yaitu dari tanggal 9 sampai 22 November," katanya.
Data Satgas COVID-19 Bantul menunjukkan, total kasus positif di Bantul secara kumulatif hingga Selasa (9/11/2021) berjumlah 57.158 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 55.419 orang, sementara kasus meninggal 1.567 orang, sehingga kasus aktif atau yang masih menjalani isolasi tinggal 172 orang.
"Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan menerapkan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," katanya.
https://youtu.be/on-HXlq7mFg
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.