Tertimpa Longsor, Satu Korban Patah Kaki

Kondisi talut longsor yang menimpa dinding rumah di kawasan Terban, Gondokusuman RT 02 RW 01 pada Kamis (11 - 11) pagi. Dok. BPBD Kota Jogja.
11 November 2021 14:17 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com  GONDOKUSUMAN - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kota Jogja mengakibatkan talut di wilayah Terban, Gondokusuman RT 02 RW 01 longsor pada Kamis (11/11) pagi. Akibatnya seorang warga atas nama Sukmanto, 58, asal RT 24 RW 06 Jetisharjo mengalami luka karena reruntuhan dinding rumah yang tertimpa talut.

"Ya benar, saat ini sedang ditangani oleh teman-teman relawan dan tim TRC BPBD Kota Jogja di lokasi," kata Lurah Terban, Sigit Kusuma Atmaja saat dihubungi.

Sigit menerangkan, saat insiden tersebut Sukmanto tengah berada di dalam rumah. Seketika talut yang tepat berada di belakangan kediamannya itu longsor dan menimpa dinding rumah bagian belakang. Nahas, dirinya tak sempat menghindar hingga tertimpa tembok karena terdorong reruntuhan talut.

BACA JUGA : Dua Talut di Taman Gajahwong Longsor

"Kondisi korban patah kaki kanan di atas mata kaki, pasien sadar dan kondisi stabil. Sekarang sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit oleh PSC 119," tambah dia.

Saat ini korban diketahui tengah mengalami perawatan intensif di rumah sakit Panti Rapih. Sigit juga menyebut bahwa dampak longsor mengakibatkan dinding kamar jebol dengan nilai kerugian berkisar Rp25 juta. "Tembok belakang rumah jebol, kerugian sekitar Rp25 juta," katanya.

Area talut yang ambrol kini tengah ditangani oleh petugas gabungan yang diturunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor. Wilayah talut dan rumah warga yang terdampak itu disebut Sigit telah dipasangi terpal untuk mengurangi air yang masuk ke dalam tanah. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi longsor susulan.

"Talut yang ambrol juga kami bikin tali air supaya rembesan air hujan bisa tersalurkan dengan aman dan mengurangi potensi longsor susulan," ujarnya.

Kepala BPBD Kota Jogja, Nur Hidyatat mengatakan, talut yang longsor itu memiliki panjang sekira 11 meter dengan tinggi delapan meter dan lebar enam meter. Dampaknya mengakibatkan rumah warga bagian belakang jebol dengan panjang dan tinggi delapan meter serta lebar enam meter.

BACA JUGA : Dalam Dua Hari, Ada Tiga Titik Longsor di Kota Jogja

"Kejadiannya pukul 10.00 Wib karena terdampak hujan. Itu rumah milik Ibu Sri Martuti," ujarnya.

Pihaknya mengingatkan kembali kepada warga untuk awas dan terus memantau kondisi lingkungan masing-masing terhadap potensi bencana. Sebab, kondisi hujan dan angin kencang diperkirakan bakal terus terjadi di wilayah setempat. "Bisa dikoordinasikan dengan kami jika melihat kondisi dan keadaan yang mengancam," jelasnya.