Pelajar & Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Simpang Empat Klodran

Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM), Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM), dan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bantul, menggelar aksi damai di simpang empat Klodran, Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, Rabu (10/11 - 2021) siang. (dok. Panitia Aksi Damai)
11 November 2021 05:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM), Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM), dan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bantul, menggelar aksi damai di simpang empat Klodran, Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, Rabu (10/11/2021) siang.

Dalam aksi damai di tengah hujan deras tersebut, mereka mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah di antaranya menuntut agar Gubgernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X segera mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) DIY No.1/2021 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum Pada Ruang Terbuka, karena adanya maladministrasi dalam proses pembuatan sebagaimana temuan Ombudsman RI.

Menolak tambang andesit dan aksi teror pada Masyarakat Wadas dan mendorong pemerintah untuk berpihak pada kesejahteraan rakyat, mengecam segala bentuk tindakan represif yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap massa aksi, mendorong disahkannya RUU PK-S sebagai payung hukum perlindungan korban atas kekerasan seksual yang marak terjadi.

“Mengajak dan mengimbau seluruh elemen bangsa khususnya pelajar untuk peduli terhadap moral guna merefleksikan semangat perjuangan serta nilai-nilai kepahlawanan,” demikian bunyi tuntutan masa aksi tersebut.