Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Ilustrasi KDRT (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk kader pencegahan kekerasan dalam rumah tangga tingkat kecamatan dan kelurahan atau desa guna mendukung pencapaian sebagai kabupaten layak anak, ramah perempuan dan penyandang disabilitas.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di sela pengukuhan Kader Pencegahan KDRT tingkat Kecamatan dan Desa di Bantul, Kamis mengatakan upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, terutama terhadap perempuan dan anak-anak harus semakin terkonsolidasi dengan baik.
"Konsolidasi itu sampai pada tahap pembentukan kader tingkat kecamatan dan kelurahan, ini penting dan strategis sekali mengingat Bantul sudah menetapkan misi ke-5 penanggulangan masalah kesejahteraan sosial dan pencapaian Bantul sebagai kabupaten layak anak, ramah perempuan dan penyandang disabilitas," katanya.
Pembentukan Kader Pencegahan KDRT yang sumber daya manusia (SDM) terdiri Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kecamatan dan kelurahan itu telah diatur dalam Keputusan Bupati Bantul Nomor 26 Tahun 2021 mengenai Pembentukan Kader Pencegahan KDRT.
Bupati mengatakan, berdasarkan laporan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Bantul dari tahun ke tahun laporan kekerasan rumah tangga di Bantul cenderung meningkat.
Pada Tahun 2017 terdapat 163 kasus, kemudian pada Tahun 2018 meningkat menjadi 210 kasus, Tahun 2019 naik menjadi 229 kasus, dan pada 2020 terdapat 224 kasus, yang terakhir pada 2021 hingga Oktober kasus KDRT mencapai 131 kasus.
Oleh karena itu, kata bupati, hal yang perlu dilakukan untuk dapat mengurangi tindakan KDRT adalah dengan cara pembentukan jaringan, seperti kader pencegahan KDRT dan perluasan jaringan ini agar sumber daya manusia pencegahnya semakin besar dan kuat.
"Selanjutnya, perlu meningkatkan kompetisi dalam mengedukasi masyarakat karena tindak kekerasan itu faktornya sangat kompleks," katanya.
Bupati Bantul berharap, nantinya upaya ini akan dapat memberikan dampak yang positif dan produktif bagi pencegahan tindak KDRT di Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M