Komitmen Perpustakaan USD Alih Aksara Lontar Kuno
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Ilustrasi pengerjaan penataan kawasan simpang Tugu dan penataan kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA–Renovasi jalur pedestrian Jalan Jendral Sudirman sudah mencapai 52%. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja menargetkan pengerjaan selesai pada akhir 2021. Kepala DPUPKP Kota Jogja, Hari Setyawacana mengatakan pengerjaan semakin dikebut agar target tercapai.
Dalam pantauan pada Jumat (12/11/2021), bagian selatan masih dalam proses pembongkaran. Sementara sisi utara sudah masuk tahap penataan paving block. Beberapa bagian mulai terlihat bentuk kursi dan ruang untuk tanaman. Selain itu, ada pula bagian-bagian yang dalam proses pengecoran.
"Kalau yang selatan itu kan baru dimulai sekitar September lalu, sehingga masih ada sebagian yang belum dibongkar. Makanya ini sedang kami percepat lagi," kata Hari, Kamis (11/11/2021).
Lantaran pengerjaan dikebut, aktivitas di sekitar proyek terlihat padat. Hal ini sedikit banyak memengaruhi arus lalu lintas kendaraan, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja. Sejauh ini, pejalan kaki juga masih sulit untuk beraktivitas di sekitar proyek.
Secara perencanaan, jalur pedestrian Jalan Jendral Sudirman akan mirip dengan kawasan pedestrian sekitar Tugu Jogja. "Konsepnya masih sama seperti [kawasan] pedestrian di sekitar Tugu Jogja. Memang tujuannya untuk menambah estetika kota, termasuk bagi pesepeda juga," kata Hari.
"Nanti setelah selesai, masuk waktu pemeliharaan enam bulan. Jadi kalau memang ada yang rusak, itu pihak ketiga nanti yang mempunyai kewenangan untuk melakukan perbaikan di titik yang dikerjakan."
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, penataan jalur pedestrian di Kota Jogja sebagai upaya untuk membuat nyaman aktivitas masyarakat serta untuk menambah keindahan kota. Sehingga orientasi pengerjaan kawasan pedestrian ini bukan semata untuk pariwisata.
"Meski belum ditata seluruhnya jadi kawasan pedestrian, namun ibaratnya kalau mau mengasuh anak sudah ada tempatnya. Bisa di taman-taman kota maupun pedestrian, itu ruang publik juga," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.