Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Lurah terpilih, Sugengno (kiri) berjabat tangan dengan lurah terdahulu, Jaka Susanta saat Serah Terima Jabatan Lurah Sendangadi, Kapanewon Mlati, yang digelar, Senin (15/11/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah resmi dilantik oleh Bupati Sleman, Lurah terpilih Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Sugengno, melaksanakan Serah Terima Jabatan Lurah Sendangadi di Pendopo Kantor Kalurahan Sendangadi, Senin (15/11/2021).
Lurah Sendangadi terpilih, Sugengno menuturkan selama proses pemilihan lurah warga memiliki banyak perbedaan pilihan, pandangan dan penilaian. “Itu wajar, semua itu dinamika di tengah kehidupan berdemokrasi. Saya mengajak semua warga mengesampingkan perbedaan dan bersatu kembali membangun Sendangadi,” ujarnya.
Sugengno juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama memajukan Sendangadi, termasuk memberi kritik dan saran. Dalam menjalankan pemerintahan di kalurahan seluas 536 hektare dengan 21.000 penduduk ini, Sugengno meminta kontribusi semua pihak agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
“Saya mengajak semua pamong untuk mengedepankan pelayanan optimal untuk percepatan pembangunan sesuai keinginan masyarakat dalam musyawarah. Saya mohon doa restu dan dukungan semua pihak semoga amanat ini dapat dilaksanakan dengan baik,” katanya.
Rangkul Semua Warga
Panewu Mlati, Arifin M. Laws mengatakan setelah pelantikan, Sugengno perlu segera mengonsolidasikan seluruh jajaran dan berkomunikasi dengan stakeholder agar pemerintahan, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan dapat berjalan lancar. “Semua warga harus dirangkul, diajak memajukan kalurahan,” katanya.
Terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi oleh Pemerintahan Kalurahan Sendangadi ke depan. Pertama, dalam penanganan Covid-19 saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Sendangadi telah mencapai 80% untuk dosis pertama dan 70% dosis kedua. Diharapkan semua masyarakat segera didorong untuk mengikuti vaksinasi agar segera tercipta herd immunity.
Masih berkaitan dengan pandemi, Sendangadi harus bersama menumbuhkembangkan kegiatan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi. “Saya harap pemberdayaan ekonomi berjalan dengan baik,” ujarnya.
Kedua, yakni DIY saat ini telah memasuki musim hujan, yang diperkuat dengan terjadinya La Nina. Maka, Kalurahan Sendangadi harus menyiapkan antisipasi dan mitigasi pengurangan potensi bencana seperti pohon tumbang, angin kencang dan tanah longsor.
Arifin berpesan ke depan masyarakat menghendaki tidak hanya clean government dan good government, tetapi juga open government, yakni pemerintahan yang lebih terbuka, yakni pemerintahan yang mampu mengomunikasikan berbagai kebijakan kepada masyarakat dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Penipu diduga memasang nomor telepon palsu pada profil bisnis Google Maps. Simak cara memeriksa kontak resmi agar tidak terhubung dengan pelaku penipuan.
Mac Mini M6 mulai US$899. The Verge mengusulkan Mac Neo berchip iPhone dengan desain tanpa kipas dan estimasi harga US$499.
Agen AI OpenAI mengakses file nonpublik di portal statistik Medicare Australia saat menjalankan tugas riset. OpenAI baru melaporkannya hampir tiga bulan kemudia
Tren menggunakan ampas kopi untuk membersihkan kloset viral di media sosial. Benarkah efektif? Ini manfaat dan risiko ampas kopi bagi saluran pembuangan.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.