Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Resor Bantul masih terus mengembangkan kasus jambret yang menyasar anak-anak yang telah ditangkap jajaran Polsek Banguntapan Bantul dan Polda DIY, beberapa waktu lalu. Tersangka merupakan seorang perempuan berinisial SR, 44, warga Banguntapan Bantul yang indekos di wilayah Umbulharjo, Jogja.
“Tempat kejadian perkara yang dilakukan pelaku ini cukup banyak. Jadi bisa dibilang istilahnya ini Ratu Jambret. Masih kita kembangkan kasus ini kemungkinan ada TKP lainnya karena di Bantul saja sudah sembilan lokasi,” kata Kapolres Bantul, Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) Ihsan, dalam jumpa pers di Polres Bantul, Selasa (16/11/2021).
Modus yang dilakukan tersangka yakni dengan berpura-pura menanyakan alamat dan sasarannnya hampir semua adalah anak-anak usia 5-10 tahun namun kebanyakan adalah usia lima tahun. Berdasarkan keterangan tersangka, kata Ihsan, alasan menyasar anak agar tidak ada perlawanan. Selain itu anak-anak tidak terlalu menaruh curiga ketika ada orang lain menanyakan alamat atau meminta bantuan.
Karena itu Ihsan mengimbau kalau ada kejadian jambret dengan modus yang sama di wilayah Polres lain, seperti Polresta Jogja atau polres perbatasan seperti Gunungkidul, Sleman, dan Kulonprogo agar menyampaikan ke Polres Bantul, “Karena kemungkinan pelakunya sama,” ucap Ihsan.
BACA JUGA: Soal Permendikbud Penanganan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ketum Muhammadiyah
Kasus terakhir yang dilakukan tersangak SR adalah pada Jumat, (5/11/2021) lalu di wilayah Sarirejo, Singosaren, Banguntapan, Bantul. Saat itu korban berinisial MA, sedang bermain sepeda kayuh di sekitar rumahnya, kemudian didatangi pelaku dengan berpura-pura menanyakan alamat. Setelah itu pelaku menjambret kalung yang dikenakan korban hingga korban mengalami luka di bagian leher.
Menurut Kapolres, ada sembilan lokasi kejadian yang sama dengan menyasar anak-anak dan polanya sama yang dilakukan oleh tersangka SR. Kejadian sembilan kali tersebut dalam kurun waktu Juli sampai November ini. Berdasarkan keterangan korban dan saksi saksi di lokasi kejadian serta rekaman Circuit Closed Television (CCTV), ciri-ciri pelaku sama dan mengarah kepada SR. Ciri-ciri tersebut mulai dari postur tubuh, motor yang dikendarai tersangka hingga baju dan kerudung yang dikenakan tersangka saat melakukan aksinya.
Polisi pun memburu SR di rumahnya di wilayah Banguntapan, namun tersangka tinggal di wilayah Umbulharjo bersama suami siri. Saat didatangi di indekosnya tersangka tidak ada, “Pelaku baru kita tangkap di wilayah sekitar terminal Giwangan,” ujar Ihsan. Tersangka, kata Ihsan juga mengakui semua perbuatannya, yakni dua lokasi dilakukan di Banguntapan, enam lokasi di wlayah Pleret dan satu lokasi di wilayah Piyungan.
Akibat perbuatan tersangka, polsi menjerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun penjara. Lebih lanjut Ihsan berharap masyarakat untuk mengawasi anak-anaknya ketika sedang bermain di luar rumah atau tidak mengenakan perhiasan yang berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Donald Trump mengkritik keputusan Nobel Perdamaian 2026 yang diberikan kepada Navi Pillay dan menyebut keputusan itu mencoreng Norwegia.
Alex Rins meminta maaf setelah mengacungkan jari tengah kepada marshal di MotoGP Mandalika 2026. Insiden terjadi saat sesi Practice menyisakan dua menit.
Astra membangun amphitheater di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, untuk melestarikan budaya Osing sekaligus mendorong pengembangan wisata dan ekonomi ma
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.