Kabut Asap Tunda 12 Penerbangan di Bandara Pekanbaru
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Wajah baru jalan Suroto, Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Pengunjung yang bersantai di sejumlah pedestrian di Kota Jogja kini tak perlu khawatir bila baterai handphone (HP) drop alias low battery (lowbat).
Pemerintah Kota Jogja berencana untuk terus menambahkan berbagai kelengkapan fasilitas publik di sejumlah jalur pedestrian, salah satunya “charging station” untuk telepon selular.
“Penambahan fasilitas ini bisa saja dikerjasamakan dengan korporasi dalam bentuk corporate social responsibility (CSR),” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat menerima bantuan “charging station” dari salah satu produsen ponsel cerdas di Jogja, Rabu (17/11/2021).
Menurut dia, sejumlah jalur pedestrian yang akan dilengkapi dengan fasilitas “charging station” adalah di Jalan Suroto dan di Jalan Jenderal Sudirman dari ruas Gramedia hingga Tugu Jogja.
BACA JUGA: Pengumuman untuk Buruh! Besok UMP 2022 di DIY Ditetapkan
Jika revitalisasi pedestrian Jalan Jenderal Sudirman dari simpang Galeria Mal hingga Gramedia sudah bisa dirampungkan akhir tahun ini, maka sangat dimungkinkan juga akan ditambah fasilitas “charging station”.
Haryadi berharap, penambahan fasilitas tersebut akan menambah daya tarik masyarakat untuk mengakses pedestrian di Jalan Suroto dan Jalan Jenderal Sudirman.
“Supaya semakin ramai dan banyak masyarakat yang memanfaatkan pedestrian tersebut. Kalau kebetulan baterai ponselnya habis, maka masyarakat bisa memanfaatkan charging station yang tersedia,” katanya.
Sedangkan untuk pedestrian di Jalan Malioboro, dimungkinkan belum bisa ditambah fasilitas tersebut karena saat ini kondisinya cukup ramai dengan wisatawan.
“Keamanan alat dan fasilitas juga tetap harus terjaga. Jangan sampai sudah dipasang di beberapa titik, tetapi justru rusak atau bahkan hilang,” katanya.
Haryadi menyebut, keberadaan “charging station” juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis teknologi informasi.
“Masyarakat bisa mengakses layanan publik dari Pemerintah Kota Yogyakarta secara daring. Saat ini hampir semuanya sudah bisa diakses secara daring,” katanya.
Sedangkan jumlah “charging station” yang diterima Pemerintah Kota Yogyakarta dari salah satu produsen ponsel pintar berjumlah enam unit yang hanya dapat dioperasionalkan untuk kebutuhan indoor.
“Nantinya, akan ditempatkan di instansi yang memberikan pelayanan publik secara langsung ke masyarakat. Bisa di Mal Pelayanan Publik atau di tempat lain yang strategis,” kata Haryadi.
Ia meyakini, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sedang mengakses layanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Jogja. “Tidak perlu khawatir baterai ponselnya habis karena sudah ada charging station yang bisa digunakan sewaktu-waktu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
BMKG mencatat suhu 38,2°C di Lampung. Di DIY, cuaca Jumat (16/10/2026) diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35°C.
BEI menegaskan Standalone Market bukan klasifikasi terendah. Bursa akan memperkuat transparansi, integritas, dan tata kelola menghadapi konsultasi MSCI.
Damkar Sleman mencatat lebih dari 100 kebakaran selama Agustus-Oktober 2026. Pembakaran sampah dan puntung rokok menjadi pemicu kebakaran lahan.
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Pariwisata premium Yogyakarta kian berkembang melalui pengalaman menginap, kuliner, dan konten keluarga Marvelvino. Simak peluang dan tantangan promosi wisata