Perbaikan Jalan Perbatasan Jateng-DIY Dilanjutkan Tahun Depan

Sejumlah pengendara melintas di jalan rusak di perbatasan Gunungkidul tepatnya di Kalurahan Sumberejo, Semin. Foto diambil Jumat (19/11/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan.
21 November 2021 15:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, SEMIN – Perbaikan jalan di wilayah perbatasan Jateng-DIY di Kapanewon Semin sudah dilakukan di tahun ini. Meski demikian, belum semua ruas diperbaiki karena ada jalur sepanjang 1,7 kilometer yang kondisinya masih rusak.

Rencananya perbaikan lanjutan dilaksanakan di 2022. Total anggaran yang disediakan mencapai Rp12 miliar. Salah seorang warga di Dusun Ketonggo, Sumberejo, Semin, Suharno mengatakan, upaya perbaikan jalan rusak di wilayah perbatasan sudah dilakukan. Hanya saja, belum semua ruas selesai diperbaiki

“Masih ada yang rusak dan kondisinya rawan kecelakaan karena licin saat musim hujan,” katanya, Minggu (21/11).

BACA JUGA : Panjang Jalan Rusak Berat di Sleman Capai 45,10 Kilometer

Suharno pun berharap kerusakan tersebut dapat diperbaiki secepatnya agar akses pengendara dapat lebih lancar. Selain itu, ia juga meminta agar ruas jalan tidak hanya diperbaiki, namun juga dilengkapi dengan fasilitas penerangan. “Kalau malam gelap dan pengendara harus lebih hati-hati lagi,” katanya.

Keluhan yang sama disuarakan oleh Yuwono, salah seorang pengendara asal Kapanewon Playen. Ia mengaku lewat di jalur Semin-Sukoharjo karena ada keperluan keluarga di Kota Solo.

Menurut dia, kondisi jalan di Sukoharjo lebih bagus karena jalannya lebih rata karena program betonisasi. Ia pun berharap kerusakan di wilayah perbatasan ini bisa segera diperbaiki. “Memang sudah ada yang dikerjakan, tapi belum menyeluruh karena masih ada ruas yang rusak,” katanya.

Terpisah, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Andi Kurniawan Dharma mengatakan, ruas jalan yang rusak di perbatasan Semin-Sukoharjo sepanjang 3,2 kilometer. Adapun perbaikan di tahun ini baru dilakukan sepanjang 1,5 kilometer dengan program cor beton.

“Sudah dikerjakan dan sekarang masih dalam proses penyelesaian. Untuk pengecoran jalan sepanjang 1,5 kilometer sudah selesai,” katanya.

Menurut Andi, kelanjutan perbaikan dilaksanakan di 2022. Pemerintah DIY sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar guna perbaikan ruas sepanjang 1,7 kilometer. “Sudah disetujui dan rencananya akan dilelangkan lebih awal agar bisa selesai lebih cepat,” katanya.

BACA JUGA : Warga Bendung Semin Desak Perbaikan Jalan Rusak

Disinggung mengenai jenis konstruksi, ia mengakui bahwa kegiatan sama dengan yang dilaksanakan di tahun ini. Selain itu, jenisnya berbeda dengan cor beton jalan di wilayah Jawa Tengah karena pengerjaan disesuaikan dengan detail engineering design (DED) yang telah disusun.

“Kami menggunakan cor beton FS45 dan secara mutu dan kelenturan sudah memenuhi spesifikasi sehingga saat pengerjaan tidak menggunakan banyak rangka besi,” katanya.