Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Tetap Waspadai Awan Panas
BPPTKG mencatat 47 guguran lava dan ratusan gempa Gunung Merapi sepekan. Status tetap Siaga, warga diminta waspada lahar dan APG.
Suasana Pantai Parangtritis di akhir pekan pada Minggu (21/11/2021)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-Kepastian rencana penerapan PPKM Level 3 di libur Natal dan Tahun Baru masih menjadi pertanyaan. Dewan berharap penerapan PPKM Level 3 nantinya hanya memperketat prokes di sektor wisata dan tidak sampai menimbulkan penutupan destinasi wisata secara total.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis pada Senin (22/11/2021) menuturkan pada dasarnya pemerintah daerah akan patuh terhadap perintah pusat perihal penerapan PPKM Level 3. Namun bila dilakukan penerapan PPKM Level 3 harapannya sektor wisata hanya dilakukan pengetatan saja, tidak sampai pada penutupan total.
Menurut Wildan, sejatinya pengunjung terus berhati-hati dan menjalankan prokes agar tidak terjadi sebaran kasus Covid-19. "Masyarakat kita sudah paham betul akan bahayanya Covid-19. Mereka itu pasti akan hati-hati juga mana kala mengunjungi tempat-tempat wisata," tuturnya
Selain itu keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi sarana prokes juga diwujudkan secara nyata fasilitas penunjang prokes yang ada di kawasan wisata. "Dinas pariwisata itu sudah menyiapkan perlengkapannya terkait dengan protokol kesehatan, tempat cuci tangan, edukasi kepada pelaku wisata," ujarnya
"Terus para pelaku wisata semua sudah divaksin. Jadi Bantul ini sudah siap untuk menyambut bangkitnya ekononi di dunia wisata," tandasnya.
Baca juga: Pengin Nikah Resmi, Pasutri di Sleman Gondol Emas Berlian Milik Majikan
Di sisi lain Wildan juga melihat kebangkitan ekonomi para pelaku wisata saat ini pasca wisata dibuka kembali. Mengingat hal tersebut dirinya berharap di akhir tahun ini wisata tetap dibuka meskipun ada pengetatan. "Saya yakin kok pedagang, para pelaku wisata, mereka taat sama pemerintah daerah untuk melakukan kehati-hatian terhadap penyebaran Covid-19," tambahnya.
"Harapan kita itu ya cukup pengetatan saja. Tidak usah sampai penutupan. Mereka kan sesungguhnya sudah mulai persiapan menyambut libur Natal dan tahun baru, momennya setahun cuma sekali itu," tukasnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG mencatat 47 guguran lava dan ratusan gempa Gunung Merapi sepekan. Status tetap Siaga, warga diminta waspada lahar dan APG.
Penataan kawasan ibu kota Kabupaten Gunungkidul di Wonosari belum dilanjutkan karena keterbatasan anggaran dan prioritas infrastruktur.
FAO memperingatkan blokade Selat Hormuz dapat menurunkan produksi dan pasokan pangan global pada semester II 2026 dan 2027.
Pemerintah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama 2027. Simak daftar tanggalnya untuk merencanakan liburan dan cuti.
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.