Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Suasana Pantai Parangtritis di akhir pekan pada Minggu (21/11/2021)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-Kepastian rencana penerapan PPKM Level 3 di libur Natal dan Tahun Baru masih menjadi pertanyaan. Dewan berharap penerapan PPKM Level 3 nantinya hanya memperketat prokes di sektor wisata dan tidak sampai menimbulkan penutupan destinasi wisata secara total.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis pada Senin (22/11/2021) menuturkan pada dasarnya pemerintah daerah akan patuh terhadap perintah pusat perihal penerapan PPKM Level 3. Namun bila dilakukan penerapan PPKM Level 3 harapannya sektor wisata hanya dilakukan pengetatan saja, tidak sampai pada penutupan total.
Menurut Wildan, sejatinya pengunjung terus berhati-hati dan menjalankan prokes agar tidak terjadi sebaran kasus Covid-19. "Masyarakat kita sudah paham betul akan bahayanya Covid-19. Mereka itu pasti akan hati-hati juga mana kala mengunjungi tempat-tempat wisata," tuturnya
Selain itu keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi sarana prokes juga diwujudkan secara nyata fasilitas penunjang prokes yang ada di kawasan wisata. "Dinas pariwisata itu sudah menyiapkan perlengkapannya terkait dengan protokol kesehatan, tempat cuci tangan, edukasi kepada pelaku wisata," ujarnya
"Terus para pelaku wisata semua sudah divaksin. Jadi Bantul ini sudah siap untuk menyambut bangkitnya ekononi di dunia wisata," tandasnya.
Baca juga: Pengin Nikah Resmi, Pasutri di Sleman Gondol Emas Berlian Milik Majikan
Di sisi lain Wildan juga melihat kebangkitan ekonomi para pelaku wisata saat ini pasca wisata dibuka kembali. Mengingat hal tersebut dirinya berharap di akhir tahun ini wisata tetap dibuka meskipun ada pengetatan. "Saya yakin kok pedagang, para pelaku wisata, mereka taat sama pemerintah daerah untuk melakukan kehati-hatian terhadap penyebaran Covid-19," tambahnya.
"Harapan kita itu ya cukup pengetatan saja. Tidak usah sampai penutupan. Mereka kan sesungguhnya sudah mulai persiapan menyambut libur Natal dan tahun baru, momennya setahun cuma sekali itu," tukasnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan