Bupati Kulonprogo Mengaku Sedih Anak Buahnya Terjerat Dugaan Korupsi GOR Cangkring

Bupati Kulonprogo, Sutedjo. - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
26 November 2021 21:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Bupati Kulonprogo Sutedjo prihatin dan sedih adanya PNS atau ASN di lembaganya terlibat dugaan korupsi GOR Cangkring.

Diharapkan, ASN di lingkungan Pemkab Kulonprogo lebih berhati-hati lagi sehingga kasus korupsi yang melibatkan ASN tidak terjadi di kemudian hari.

Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan lembaganya menghargai dan menghormati proses hukum yang saat ini sedang berlangsung kepada pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga berinisial RS yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek GOR Cangkring senilai Rp13,4 miliar itu.

BACA JUGA: KASUS KORUPSI: Tersangka Garong Proyek GOR Kulonprogo Berpotensi Bertambah

"Terus terang saya merasa prihatin dan sedih ada teman yang diproses hukum ini. Kami berharap tidak ada lagi teman [ASN] di Pemkab Kulonprogo yang diproses hukum seperti ini," kata Sutedjo saat dikonfirmasi pada Jumat (26/11/2021).

Dikatakan Sutedjo, terkait dengan status RS sendiri di lingkungan Pemkab Kulonprogo masih menunggu proses hukum yang tengah dilaluinya saat ini. Terlebih, status RS sendiri masih tersangka dan belum ditetapkan sebagai terdakwa.

"Pemkab Kulonprogo sendiri belum memberikan pendampingan hukum kepada yang bersangkutan. Kebetulan, yang bersangkutan sudah mampu menyediakan kuasa hukum secara mandiri," ungkap Sutedjo.

Kasus korupsi yang terjadi di proyek bernilai lebih dari Rp13 miliar itu berkaitan dengan standardisasi GOR Cangkring dan spesifikasi pembangunannya. Akan tetapi, dalam perencanaan sampai dengan pembangunannya tidak sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kementerian terkait.