RSUD Sleman Luncurkan 5 Pelayanan Kesehatan Terpadu

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo usai meresmikan lima pelayanan terpadu di Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman, Sabtu (27/11). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
27 November 2021 19:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman meluncurkan lima pelayanan kesehatan di Gedung Kesehatan Terpadu, Sabtu (27/11/2021). Peluncuran pelayanan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Plt Direktur RSUD Sleman, Cahya Purnama menjelaskan kelima pelayanan yang diluncurkan meliputi Pelayanan Hemato Onkologi, Optimalisasi Pelayanan Tuberkulosis Resistan Obat , Optimalisasi Pelayanan Rehabilitasi Medis, Optimalisasi Pelayanan Homecare, Optimalisasi Pelayanan Mata.

"Pelayanan ini kami sediakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya di sela kegiatan Peresmian Pelayanan Kesehatan secara simbolis diluncurkan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Gedung Pelayanan Terpadu, Sabtu (27/11/2021).

BACA JUGA : Penumpukan Pasien Covid di IGD, RSUD Sleman

Dia mengatakan peluncuran pelayanan kesehatan digelar bersamaan dengan peringatan pada HUT RSUD Sleman ke-44. Pihaknya mengangkat tema 'RSUD Sleman Bersinergi, Ciptakan Pelayanan yang Andal di Era New Normal. Tema ini diangkat untuk meningkatkan daya saing RSUD Sleman yang kompetitif, modern dan inovatif.

"Hal ini sesuai dengan visi Kabupaten Sleman untuk mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama, yang cerdas, sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan dan memiliki jiwa gotong royong," kata Cahya di sela kegiatan.

Cahya menjelaskan RSUD Sleman sebelumnya juga menyelenggarakan serangkaian acara pada HUT tahun ini. Mulai dari kegiatan seminar kesehatan, lomba video pelayanan kesehatan, kompetisi olahraga, penanaman bibit tanaman dan donor darah. "Ini untuk menumbuhkan semangat bagi civitas hospitalia RSUD Sleman untuk terus meningkatkan pelayanan, edukasi, kepedulian terhadap masyarakat," tambahnya.

Menurut Kustini, perkembangan teknologi kedokteran yang saat ini semakin pesat pada telah meningkatkan angka bertahan hidup pasien. Untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, RSUD Sleman berkomitmen menjadi rumah sakit modern dan berdaya saing. "RSUD ini akan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam tatalaksana pemulihan pasien," katanya. 

Terlebih lagi lokasi RSUD Sleman yang sangat strategis tidak hanya menjadi rujukan pelayanan kesehatan bagi warga Sleman saja namun juga masyarakat di wilayah Magelang Timur dan Kulonprogo Timur. "Kami berharap peluncuran pelayanan kesehatan ini semakin meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Sleman menjadi lebih memadai dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas," ujar Kustini.

BACA JUGA : Bed Kritikal di Sleman Sudah Naik 400%

Dia menjelaskan saat ini kondisi kesehatan di Sleman menunjukkan kondisi yang menggembirakan. Tingkat kesehatan masyarakat Sleman yang diukur berdasarkan Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. "Pada tahun 2018 angka harapan hidup mencapai 74,69 tahun, meningkat menjadi 74,77 tahun pada  tahun 2019 dan mencapai 74,81 tahun pada tahun 2020," katanya.