Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Sabtu 11 Juli 2026, Berawan
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka kegiatan Gebyar UMKM 29-30 November 2021 di halaman Kantor Kapanewon Mlati, Senin (29/11/2021)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Di masa pandemi Covid-19 ini, Pemkab Sleman mendorong peningkatan aksesibilitas UMKM untuk go digital. Pelaku UMKm juga diminta meningkatkan produknya agar mampu bersaing dengan produk-produk asing yang saat ini membanjiri e-commerce Indonesia.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan keberadaan UMKM selama ini memiliki peran yang strategis untuk memerangi kemiskinan. UMKM, katanya, selain berperan dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi, juga memiliki kontribusi yang penting dalam mengatasi masalah pengangguran.
"Para pelaku UMKM juga tercatat berkontribusi positif terhadap industri ekonomi kreatif. Oleh karena itu saya berharap para pelaku UMKM bersungguh-sungguh dalam mengembangkan bisnis yang berdaya dan bernilai ekonomi tinggi," ujarnya dalam kegiatan Gebyar UMKM 29-30 November 2021 di halaman Kantor Kapanewon Mlati, Senin (29/11/2021).
BACA JUGA: Peserta Honda CBR Track Day Yogyakarta Serbu Mandala Krida
Selama masa pandemi Covid-19 ini, kata Kustini, hampir seluruh sektor ekonomi mengalami dampak penurunan penjualan. Meski begitu, ia tetap mendoron agar pelaku UMKM berani menghadapi tantangan itu. Salah satu caranya dengan meningkatkan aksesibilitas UMKM untuk menjadi UMKM Go Digital sehingga dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk memasarkan produk- produknya.
"Pelaku UMKM harus meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan produk-produk asing yang saat ini telah membanjiri e-commerce Indonesia. Saya yakin UMKM mampu karena selama ini telah telah teruji dengan kemampuan adaptasi yang tinggi," katanya.
Kegiatan Gebyar UMKM tersebut digelar dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan (Prokes). Baik peserta maupun pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer.
Panewu Mlati, Arifin mengatakan Gebyar UMKM tersebut digelar Kapanewon Mlati bersama Forum Komunikasi UMKM baik di tingkat kapanewon maupun kalurahan. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM guna mempromosikan produk, meningkatkan angka penjualan, hingga sebagai media bertukar informasi dan pengalaman antar pelaku UMKM.
"Penataan stand pada even ini didesain secara klaster kalurahan. Total terdapat lima klaster kalurahan yang menghadirkan 40 stand, stand donor darah dan juga pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM," ujar Arifin.
Menurut Arifin, Gebyar UMKM Kapanewon Mlati ini digelar untuk memperingati HUT KORPRI ke-50. Pada kegiatan ini juga dilaksanakan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) dan tes kebugaraan untuk semua anggota KORPRI unit Kapanewon Mlati dan penyampaian santunan dana sosial anggota KORPRI yang mengalami sakit terminasi. "Kami juga bekerja sama dengan Baznas Sleman memberikan santunan bagi 40 anak yatim," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling
Pemerintah menyiapkan perluasan dana BPDP untuk kakao guna meningkatkan produktivitas dan mengembalikan kejayaan kakao Indonesia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Rupiah ditutup melemah ke level Rp17.917 per dolar AS pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026. Sentimen global dan sikap hawkish The Fed masih menjadi faktor utama t
Media internasional seperti AP, Reuters, dan SCMP menyoroti pengunduran diri Kepala BGN Nanik Deyang di tengah berbagai tantangan Program Makan Bergizi Gratis,