PKL Eks Bethesda Segera Tempati Lapak Jalan Wahidin

Ilustrasi. - Solopos/M. Ferri Setiawan
05 Desember 2021 13:57 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN - Sejumlah eks pedagang di kawasan rumah sakit Bethesda yang terdampak relokasi dikabarkan segera menempati lapak baru di Jalan Wahidin menyusul rampungnya pengerjaan pengaspalan dan pedestrian di kawasan itu.

Pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Yogyakarta (PPKLY) tersebut, saat ini sedang menunggu serah terima secara simbolis oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja serta kemantren setempat.

"Kurang lebih ada 11 atau 12 pedagang yang pindah ke sana karena di Sam Ratulangi kemarin tidak lagi mencukupi, sehingga kita tempatkan di Jalan Wahidin," kata Ketua PPKLY, Wawan Suhendra, Minggu (5/12).

Wawan menyebut, dimungkinkan pekan depan para pedagang sudah bisa menempati lapak baru di kawasan Jalan Wahidin itu. Para pedagang sebelumnya juga telah menanyakan kapan tempat relokasi itu siap digunakan untuk berjualan kembali.

"Memang kemarin sudah banyak yang tanya, kapan bisa jualan dan menempati, tapi karena belum ada serah terima jadi kita koordinasikan lagi dengan kemantren dan dinas," katanya.

Wawan menambahkan, diharapkan pedagang bisa segera beradaptasi dengan lingkungan baru. Daerah Jalan Wahidin yang memang telah dikenal sebagai sentra kuliner malam dinilainya tidak bakal menyulitkan pedagang seperti halnya di Jalan Sam Ratulangi.

"Sepertinya nanti lancar karena kan sudah lama dikenal sebagai sentra kuliner dan jajanan malam, tidak seperti Sam Ratulangi yang memang lokasi baru," ujarnya.

Mantri Anom Gondokusuman, Guritno menyampaikan, sesegera mungkin pihaknya bakal melakukan serah terima lokasi lapak kepada pedagang. Nantinya paguyuban sendiri yang bakal mengatur anggotanya untuk menempati lapak-lapak yang telah disediakan.

Pihaknya juga berpersan agar lokasi tempat berjualan baru bisa dijaga baik kebersihan, keamanan dan ketertibannya. "Pekan ini langsung diserahkan nanti. Karena semuanya memang sudah selesai. Nanti akan kita atur bagaimana perjanjian dengan pedagang agar tertib," katanya.