Merapi Masih Bergejolak, Sultan Ingatkan Kondisi Jalur Evakuasi

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
13 Desember 2021 16:17 WIB Jumali Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan HB X kembali mengingatkan terkait keberadaan jalur evakuasi Gunung Merapi. Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini meminta agar Pemkab Sleman mempersiapkan dengan baik jalur evakuasi Gunung Merapi.

"Kan Sleman punya wewenang sendiri wilayahnya. Dari awal sudah siaga. Mestinya jalan untuk evakuasi untuk persiapan kan harus lebih baik," kata Sultan, Senin (13/12/2021).

Lebih lanjut Sultan mengungkapkan sampai saat ini Gunung Merapi masih aktif. Artinya status Gunung Merapi saat ini masih siaga.

"Mungkin ini siaga yang paling panjang [sejak 5 November 2020]. Berarti kan mengalir terus [lahar]. Adanya juga belum diturunkan statusnya berarti ya siaga," imbuhnya.

Sementara Kasi Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso mengatakan, saat ini Merapi masih erupsi. Hal ini terlihat dari seismik internal. Sejauh ini deformasi 0,5 sentimeter per hari juga masih terjadi. Begitu juga kubah lava barat daya 1.629.000 meter kubik, di bagian tengah ada 3.007.000 meter kubik.

BACA JUGA: Nataru, Kemenhub & TNI-Polri Sediakan Fasilitas Vaksinasi dan Tes Antigen

"Untuk potensi material kubah runtuh secara masif berdasar pemodelan jarak luncur maksimal 5 kilometer," jelasnya.

Melihat potensi tersebut, Agus menilai keberadaan dan kestabilan kubah lava menjadi hal serius untuk dilakukan pengamatan. Saat ini BPPTKG telah memaksimalkan drone dan 34 kamera di sekeliling Gunung Merapi.