iOS 27 Rilis: iPhone 11 Dapat, tapi Tak Semua Fitur AI
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Ilustrasi cuaca panas./REUTERS-Issei Kato
Harianjogja.com, JOGJA- Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta mengungkapkan ada peningkatan suhu di Kota Jogja dan sejumlah wilayah penyangga. Hal ini ada kaitannya dengan banyaknya alih fungsi lahan dan efek rumah kaca, meski diklaim kaitan itu tidak secara langsung.
"Jadi tidak secara langsung. Untuk wilayah yang pembangunannya yang pesat, juga akan berdampak pada potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Indah Retno Wulan, Senin (13/12/2021).
Sementara terkait dengan data suhu di Kota Jogja, Indah mengakui dalam beberapa hari terakhir berada di sekitar 30 derajat celsius. Suhu ini tidak hanya berkaitan dengan alih fungsi lahan dan efek rumah kaca, tapi juga dikarenakan adanya palung bertekanan rendah yang menyebabkan gangguan cuaca selama lima hari kedepan.
"Palung ini memanjang dari selatan Pulau Sumatra, Pulau Jawa hingga Pulau Bali. Ini yang menyebabkan berpotensi hujan sedang. Terutama wilayah DIY dibagian utara dan beberapa wilayah bagian selatan. Selain itu menyebabkan masyarakat merasakan gerah dan pegap. Inilah yang dinilai oleh masyarakat cukup mengganggu," jelasnya.
BACA JUGA: Nani Kasus Satai Beracun Divonis 16 Tahun Penjara
Indah menilai kondisi ini sejatinya wajar, selama musim penghujan masih seperti itu. Sehingga sore atau malam hari potensi hujannya cukup tinggi. Sementara disinggung mengenai potensi palung menjadi bibit siklon, Indah mengungkapkan jika tekanan rendah dari adanya palung ini berada dibawah 1.000 Hpa, akan menjadi bibit siklon.
"Dan palung tekanan rendah ini akan bertahan 5 hari ke depan. Efek lain dari keberadaan palung ini membuat gelombang tinggi 3,5 meter. Bahkan tiga hari ke depan gelombang tinggi lebih dari 3,5 meter. Ini harus diwaspadai semua pihak," katanya.
Indah mengungkapkan, sejatinya puncak hujan baru akan terjadi Januari 2022. Apalagi nanti akan ada Lanina. "Untuk itu perlu perhatian lebih ke daerah rawan genangan untuk segera dilakukan perbaikan drainasenya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.
Arab Saudi mengancam respons tegas terhadap Houthi setelah serangan rudal dan drone melukai 13 warga sipil di wilayah selatan.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Kenali tanda disleksia pada anak saat belajar membaca, mulai sulit mengenali huruf hingga membaca lambat dan kesenjangan nilai akademik.
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.