Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Buku/Reuters
Harianjogja.com, DEPOK--UIN Sunan Kalijaga akan menjadi tuan rumah dalam Konferensi Penyiaran Indonesia pada tahun 2022 mendatang. Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bekerja-sama dengan Center of Communication Studies and Training (ComTC) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) UIN Sunan Kalijaga.
Seminar series 1 diselenggarakan di hotel Prime Plaza pada Sabtu (11/12). Seminar yang mengangkat tema Pemetaan Topik dan Permasalahan Media dan Komunikasi Era Digital ini menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin dan Komisioner KPI Pusat, Yuliandre Darwis.
Seminar ini juga menghadirkan Alem Febri Sonni dari Universitas Hasanuddin selaku penyelenggara konferensi Penyiaran Indonesia yang pertama pada tahun 2019 lalu, yang akan berbincang kiat sukses penyelenggaraan konferensi penyiaran Indonesia.
Al Makin menjelaskan sebagai tuan rumah dalam konferensi penyiaran Indonesia pada tahun 2022 mendatang, UIN Sunan Kalijaga memiliki kepentingan pada tiga hal, yakni kepentingan politik, media dan agama. Menurutnya tidak ada perguruan tinggi yang bisa membahas tiga hal ini secara komprehensif selain di kampus UIN Sunan Kalijaga.
Misal tentang kritik siaran agama, UIN Sunan Kalijaga yang punya otoritatif, karena UIN memiliki tiga basis sekaligus yakni pesantren, NU dan Muhammadiyah. Tentang isu media mainstream bersaing dengan media sosial, UIN Sunan Kalijaga memiliki kiat khusus untuk mendiskusikannya, sehingga dua-duanya memiliki porsi yang pas untuk bisa memberi pencerahan kepada masyarakat,” katanya.
Tentang isu agama dan politik, UIN Sunan Kalijaga memiliki banyak karya riset tentang hubungan keduanya, dan bagaimana seharusnya agama berperan di ranah politik. Masyarakat perlu norma, etika, moral dalam berpolitik, dan itu agama seharusnya dapat berperan dalam menghadirkan politik yang bermartabat.
Ketua Senat UIN Sunan Kalijaga, Siswanto Masruri, menambahkan sampai saat ini penyiaran Indonesia masih menyisakan dampak negatif berupa penyakit zahiriah, yakni penyakit yang diderita masyarakat Indonesia akibat salah melihat, salah mendengar, salah mengucap, salah merasakan, salah mencium dan salah mempersepsi.
Agar itu bisa dikikis maka lembaga penyiaran dan masyarakat perlu banyak mengasah sisi-sisi kemanusiaan. “Agama harus dapat menemukan bahasa yang tepat, sehingga agama bisa benar benar berperan sebagai motivatif, inovatif, sublimatif dan integratif yang membimbing masyarakat Indonesia dapat melalui jalan Sirotol Mustaqim, menuju kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Melalui seminar series ini diharapkan dapat secara intensif memikirkan tema-tema. Terutama tema-tema agama. Pihaknya masih prihatin. Di era 4.0, siaran agama masih menjadi komoditas dan proses pembodohan masyarakat. Di samping itu, juga diharapkan dapat mendorong media televisi dapat memperkuat siaran agama yang otoritatif, humanistik dan mencerahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Simak jadwal bola malam ini 22-23 September 2026, dari Asian Games 2026, KNVB Beker hingga UCL Women lengkap dengan jam WIB.
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Xiaomi merilis MiMo-V2.6, AI open source multimodal yang mampu coding, membuat model 3D, hingga mengendalikan robot Franka Panda dalam simulasi.
Air laut dalam berpotensi dikembangkan menjadi industri baru Indonesia, mulai dari air minum, mineral, pangan hingga akuakultur dan energi laut.
Tim verval mulai memeriksa gerai KDMP Kulonprogo. Gerai Tirtorahayu, Galur, disebut memiliki fasilitas fisik dan armada yang siap