Argentina Menuju Fase Gugur Piala Dunia 2026 Ini Skenario Lawannya
Argentina lolos 32 besar Piala Dunia 2026, calon lawan di Grup H masih ditentukan hasil akhir fase grup.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 1.000 anak di DIY dipastikan mengikuti kick off vaksinasi anak 6-11 tahun di Gedung Wana Graha Bakti Yasa, Umbulharjo, Sabtu (18/12/2021). Vaksinasi anak 6-11 tahun yang kali pertama digelar di DIY ini akan menggunakan vaksin Sinovac dan Coronavac yang juga merupakan vaksin buatan Sinovac.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan kickoff vaksinasi anak 6-11 tahun menyasar sejumlah siswa SD di sekitar Gedung Wana Graha Bakti Yasa, Umbulharjo. Setelah itu, vaksinasi anak 6-11 tahun akan dilanjutkan oleh kabupaten dan kota di DIY. Selain digelar di sekolah, vaksin anak 6-11 tahun juga bisa digelar di puskesmas, sentra vaksin, rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Adapun syarat anak mendapatkan vaksin adalah tidak demam, tekanan darah di atas (TD >) 140/90, tidak mendapatkan vaksin dalam tiga minggu terakhir, penyintas covid ringan ditunda 1 bulan, tidak demam, dan tidak mengalami hemofilia dan alergi berat di rumah sakit.
"Soal skreening, sejauh ini tidak ada ketentuan yang mengatur anak itu harus sudah selesai imunisasi regulernya. Ketentuannya dosis kedua paling lambat disuntikkan 28 hari setelah vaksinasi dosis pertama. Untuk pendataan lewat sekolah-sekolah," kata Aji, Selasa (14/12/2021).
Meski pendataan penerima vaksin anak 6-11 tahun dilakukan oleh sekolah, kata Aji, bukan berarti yang tidak sekolah tidak bisa mendapatkan vaksin. Mereka bisa mendapatkan vaksinasi di puskesmas,sentra vaksin, rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
"Untuk vaksinasi sebaiknya memang harus didampingi orang tua, atau guru," jelas Aji.
Mengenai target waktu vaksinasi, Aji menyatakan pihaknya terus mengupayakan agar anak usia 6-11 tahun secepatnya selesai divaksin. Agar proses tatap muka pembelajaran bisa segera digelar dan anak-anak tidak tertinggal mendapatkan pelajaran.
"Karena sekarangvsudah ada vaksinasi. Maka vaksinasi akan jadi syarat pembelajaran tatap muka penuh," ungkap Aji.
Menurut Aji, sampai saat ini stok vaksin Sinovac dan Coronavac mencukupi untuk kebutuhan vaksinasi anak. Bahkan, Coronavac saat ini sudah ada di gudang Dinkes dan baru akan digunakan untuk vaksinasi anak 6-11 tahun. "Sudah ada barangnya dan dari pusat juga sudah siap untuk mengedrop jika stok menipis," tandas Aji.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengatakan, saat ini ada 264.000 anak usia 6-11 tahun di DIY. Dari jumlah itu akan dilakukan vaksinasi. Adapun langkah yang dilakukan oleh Disdikpora adalah berkoordinasi dengan kabupaten dan kota serta Dinkes DIY untuk teknis pelaksanaan vaksinasi.
"Kita nanti ikut hasil koordinasi. Jika akan dilakukan di sekolah kami akan siapkan. Tapi lebih mudah di sekolah sebenarnya," jelasnya.
Sementara Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie menyatakan sebelum melakukan vaksinasi pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
"Yang jelas akan kami matangkan dulu dengan IDAI dan dinkes Kab/kota besok, Rabu sore," ucap Pembajun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina lolos 32 besar Piala Dunia 2026, calon lawan di Grup H masih ditentukan hasil akhir fase grup.
Pemerintah bebaskan PPN tiket pesawat ekonomi domestik selama libur sekolah 2026 untuk dorong daya beli dan pertumbuhan ekonomi.
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.
DPRD Semarang klarifikasi isu titip siswa SPMB 2026. Sistem seleksi SMP negeri berbasis kuota dan aturan resmi Disdik.
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir di PENAS XVII Gorontalo 24 Juni dengan puluhan ribu peserta serta agenda pertanian dan nelayan nasional.
Pemerintah siapkan Perpres AI untuk dorong produktivitas, tata kelola, dan ekosistem digital Indonesia berbasis inovasi kecerdasan artifisial.