Advertisement

Perbaikan Jalur Kawasan Wisata Akan Jadi Prioritas

Herlambang Jati Kusumo
Selasa, 14 Desember 2021 - 08:57 WIB
Sunartono
Perbaikan Jalur Kawasan Wisata Akan Jadi Prioritas Wahana flyboard di Pantai Baron. - IG @flyboardbaron

Advertisement

Harianjogja.com, WONOSARI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus berbenah untuk mengembangkan kawasan objek wisata. Salah satu yang menjadi perhatian adalah infrastruktur menuju objek wisata.

Alokasi anggaran puluhan miliar telah disiapkan untuk membangun jalur wisata pada 2022 mendatang. Diharapkan dengan pembangunan tersebut juga bisa membuat wisatawan yang datang semakin nyaman.

“Salah satu yang prioritas memang menyasar di jalur wisata. Jalur ini sangat krusial, mengingat kendaraan yang masuk ke Gunungkidul sangat padat. Untuk plot anggaran salah satu sumbernya adalah Dana Alokasi Khusus,” ucap Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, Senin (13/12).

Dipaparkannya, titik jalan yang akan tersasar pembangunan diantaranya jalur Pantai Drini, Drini, jalur Petir Kapanewon Rongkop, jalur Semin-Tambakromo, Bintaos Kapanewon Tepus, jalur Jonge-Serpeng Kapanewon Semanu.

“Dana yang dianggarkan sebesar Rp29 miliar dari DAK Khusus dari Kementerian. Dana puluhan miliar tersebut untuk keseluruhan di ruas jalur yang sudah ditentukan," ucapnya.

Salah satu jalur wisata yang sudah berjalan untuk proses pembangunan, namun terkendala pandemi, yaitu jalan Kepek-Ngobaran. Dikatakan Wadiyana bahwa Pemerintah tengah mengusulkan kembali anggaran untuk keberlanjutan pembangunan. Adapun besaran anggaran yang diperlukan untuk pembangunan jalan tersebut sebesar Rp50 Miliar.

“Masih dalam pembahasan, rencana pengusulan kembali, tapi kami juga belum tahu kapan akan dilanjutkan. Untuk Kepek-Ngobaran memang sudah dibangun beberapa kilometer. Sisanya masih kisaran 4-4,5 kilometer yang belum terselesaikan,” ucap Wadiyana.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta juga menyampaikan jalur wisata menjadi salah satu fokus pembangunan. Pemerintah juga berupaya mendapat mengakses sumber pendanaan dari provinsi ataupun pusat, untuk bisa mendapatkan dana pembangunan jalan.

Sunaryanta tidak menampik masih ada jalur yang rusak dan belum memadai. “Maka dari itu, kami berupaya dapat mengakses anggaran dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan,” ucap Sunaryanta.

 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Indonesia Ternyata Produsen Sarang Burung Walet Terbesar di Dunia

News
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement