Libur Nataru, Penumpang Adisutjipto Diperkirakan Meningkat 5 Persen

Foto ilustrasu Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi didampingi General Manager Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama melihat sejumlah fasiltas bandara Adisutjipto, Yogyakarta. - Harian Jogja/Desi Suryanto
19 Desember 2021 11:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penumpang di Bandara Adisutjipto diprediksi mengalami peningkatan 5% pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski begitu, hingga saat ini belum ada penambahan penerbangan.

General Manager Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan prediksi puncak peningkatan penumpang pada Jumat (24/12) – Senin (3/1/2022). “Rata-rata penumpang saat ini 1.200 per harinya, itu mulai Oktober, sebelumnya 600 orang. Untuk Nataru itu diprediksi meningkat 5%,” ucap Pandu, Sabtu (18/12).

BACA JUGA : Menhub: Tak Ada Putar Balik Kendaraan saat Libur Nataru 

Sementara itu, Pandu mengatakan untuk jumlah penerbangan ada 18 pergerakan di Adisutjipto. Enam penerbangan PP Jakarta, enam penerbangan PP Surabaya, empat penerbangan PP Bali, dan dua penerbangan Bandung PP.

“Tapi ini tidak menutup kemungkinan sesuai izin rute, ada tambahan baik ke Jakarta atau ke Bali. Namun saat ini belum ada. Biasanya maskapai, melihat animo masyarakat. Mungkin di 24 Desember itu ada penambahan, tapi sampai sekarang belum ada yang minta izin rute yang sudah ada,” ujarnya.

Pandu mengatakan berbagai persiapan untuk menyambut Nataru juga telah dilakukan. Bersama dengan komunitas bandara, sudah memulai posko gabunga. “Protokol kesehatan sudah siap pastinya, termasuk mengantisipasi masuknya Omicron,” ucap Pandu.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6, Supriyanto mengatakan saat ini belum ada kenaikan penumpang yang signifikan. “Untuk jumlah penumpang rata-rata weekday 6.000 – 7.000. Weekend 11.000 – 12.000, ya rata-rata masih segitu. Belum ada kenaikan signifikan. Masih seperti bulan lalu,” ujar Supriyanto.

Meski begitu, Supriyanto mengatakan tetap ada antisipasi kenaikan jumlah penumpang. PT KAI Daop 6 menambah 4 KA, yaitu 2 KA Taksaka tambahan relasi Yogyakarta – Gambir, dan 2 KA tambahan relasi Solo – Gambir.

BACA JUGA : Tak Ada Penyekatan di Sleman Saat Nataru, Posko Pengamanan Tetap Dibangun

Supriyanto juga menghimbau kepada calon penumpang untuk tetap menjaga prokes. “Pelanggan KA wajib mematuhi peraturan yang telah ditetapkan, mematuhi protokol kesehatan, menunjukkan bukti telah dilakukan vaksin, serta hasil negatif Rapid Test Antigen. Mengingat jalan raya menuju stasiun akhir ini ramai, agar diantisipasi mengatur waktunya untuk datang ke stasiun lebih awal, tidak terlalu mepet jam keberangkatan,” ujarnya.