Advertisement

8 Gereja di Bantul Jadi Fokus Pengamanan

Catur Dwi Janati
Senin, 20 Desember 2021 - 22:17 WIB
Budi Cahyana
8 Gereja di Bantul Jadi Fokus Pengamanan Ilustrasi - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Satpol PP Kabupaten siap mengamankan perayaan Natal 2021 di sejumlah gereja yang ada di Bumi Projotamansari. Delapan geraja dengan jumlah jemaah yang mencapai ribuan menjadi fokus pengamanan.

Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan jajarannya telah memetakan beberapa gereja yang jemaahnya lebih dari 1.000 umat. "Di Bantul ada lebih dari 50 gereja yang digunakan untuk perayaan Natal. Untuk pengamanan, kami fokus di delapan gereja yang jemaahnya lebih dari 1.000 orang," katanya, Senin (20/12/2021).

BACA JUGA: Bantul Bentuk Food Estate, Ini Lokasinya

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Satpol PP bersama Polres dan Kodim 0729 Bantul membentuk pos pengamanan bersama. Secara teknis, menurut Yulius, pelaksanaan Hari Raya Natal tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti digelar pada Natal 2020, misalnya pembatasan kapasitas jemaah, pembagian jemaah dan batasan umur.

"Untuk kapasitas jelas ada pembatasan, sehingga dalam menggelar misa Natal panitia di masing-masing gereja bisa menyesuaikan dengan aturan, jangan sampai melebihi ketentuan. Misa Natal yang biasanya digelar sekali, bisa dilaksanakan dua kali," katanya.

Pengelompokan jemaah yang berasal dari luar daerah juga bakal diterapkan. Satpol PP sudah pernah mengonfirmasi untuk beberapa umat yang datang dari luar daerah nanti ditempatkan di tempat khusus. "Sekiranya ada saudara dari luar kota yang datang, maka tiga hari sebelum pelaksanaan ibadah supaya melaporkan sehingga mereka terpantau," katanya.

BACA JUGA: Pengumuman Hasil CPNS 2021, Catat Tanggalnya! 

Pelaksanaan ibadah Natal tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. "Kami tetap mengacu pada ketentuan PPKM Level 2. Tetap harus ada upaya dari panitia penyelenggara untuk menerapkan prokes secara ketat," katanya.

Tak hanya fokus pada pengamanan delapan gereja, Yulius mengatakan jajarannya juga berkomunikasi dengan satgas tingkat kapanewon untuk pengamanan gereja lainnya. 

Advertisement

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement