PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Petani di Dusun Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Bantul memanen bawang merah organik, Jumat (22/6/2018) lalu./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul akan membentuk kawasan food estate atau lumbung pangan di sejumlah wilayah di Bumi Projotamansari. Food estate adalah salah satu program yang fokus di tiga sektor yakni pertanian, industri, dan pariwisata.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pembangunan difokuskan di sektor yakni industri, pertanian dan pariwisata karena ketiga sektor tersebut menduduki tiga besar produk domestik regional bruto (PDRB) sekaligus memiliki populasi yang besar di Bantul.
BACA JUGA: Hujan Angin, Sejumlah Rumah Warga di Sleman Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
Selain itu, ketiga sektor ini juga memiliki daya dukung yang tinggi baik dari Pemkab Bantul, Pemda DIY serta Pemerintah Pusat, sehingga jika terus dikembangkan akan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin konkretkan program ini mulai dari yang sudah memiliki daya dukung, salah satunya kawasan food estate di Nawungan di mana untuk lahan produksi sudah ada, produksi sudah berjalan dan kami tambah sarana produksi pascapanen,” kata Halim saat memberikan arahan dalam acara Desiminasi Penyusunan Dokumen Roadmap Pengembangan Sektor Industri, Pertanian dan Pariwisata di Tembi Rumah Budaya, Sewon, Senin (20/12/2021).
Menurut Halim, konsep food estate tak hanya diterapkan di Nawungan, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, tetapi juga daerah lain di antaranya di Kapanewon Sanden dan Kretek. Menurut dia, food estate merupakan program ril yang dimulai dari hal-hal yang sudah ada daya dukungnya.
Ia mencontohkan program food estate di Nawungan. Di dusun ini ada lumbung pangan berupa ratusan hektare tanaman bawang merah. Hasil pertanian tersebut bisa diolah, salah satunya menjadi brambang goreng yang dijual ke perusahaan.
“Off taker, kelompok tani dan pemerintah menjadi tiga pihak yang akan mengawal industri pertanian hulu sampai hilir. Di saat bersamaan Dinas Pariwisata masuk untuk mengembangkan agrowisata,” katanya.
BACA JUGA: Jadi Pekerja Seks, Selebgram Ditangkap Saat Berhubungan Intim di Hotel di Semarang
Lurah Selopamioro, Sugeng Suryanto mengaku sudah mengetahui jika Dusun Nawungan ditetapkan sebagai food estate, yakni menjadi pusat pertanian bawang merah. Lahan tersebut setiap tahun memang ditanami bawang merah.
Di Dusun Srunggo II, Selopamioro akan dikembangkan untuk tanaman lain seperti jambu kristal. “Selain itu saat ini dikembangkan wisata di Bukit Dermo, Nawungan. Untuk masterplan sudah dianggarkan Rp42 miliar,” kata Sugeng.
Dana tersebut digunakan untuk membuat jalur wisata dan sejumlah daya dukung lain seperti jalur jip wisata dan warung makan. Ia mengklaim masyarakatnya sudah setuju lahannya dijadikan kawasan food estate dan agrowisata untuk kemakmuran bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lewis Hamilton mengaku akan mendukung Brasil di Piala Dunia 2026 meski berasal dari Inggris. Kekagumannya terhadap Ayrton Senna dan budaya Brasil menjadi alasan
Jonatan Christie dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan tiket final Indonesia Open 2026. Keduanya mencatat sejarah baru bagi Indonesia di Istora GBK.
Pembalap Gunungkidul Veda Ega Pratama mendapat hukuman long lap penalty pada Moto3 Hungaria 2026 akibat mengganggu pembalap lain saat kualifikasi.
Ramalan zodiak Minggu 7 Juni 2026. Gemini, Capricorn, dan Pisces diprediksi paling beruntung. Simak peruntungan asmara, karier, dan keuangan 12 zodiak.
Tanggal 7 Juni menyimpan sejumlah peristiwa bersejarah, mulai dari Perjanjian Tordesillas 1494, koneksi internet pertama Indonesia, hingga Pemilu Reformasi 1999