Advertisement
Warteg Gratis Alfamart Hadir di Jogja, Siap Bagi 55 Paket Buka Puasa
Program Warteg Gratis Alfamart kembali digelar pada Ramadan 2026. Kali ini program tersebut akan diselenggarakan dengan pembagian puluhan paket buka puasa di DIY. / ist
Advertisement
JOGJA—Program Warteg Gratis Alfamart kembali digelar pada Ramadan 2026. Kali ini program tersebut akan diselenggarakan dengan pembagian puluhan paket buka puasa di DIY.
Corporate Communication Alfamart Jawa Tengah-DIY, Ahmad Ichsan, menjelaskan program tersebut telah dijalankan secara konsisten sejak 2021 dengan tujuan berbagi makanan berbuka puasa sekaligus mendukung keberlanjutan usaha warteg sebagai mitra UMKM.
Advertisement
“Program ini hadir sejak 2021 dengan misi untuk berbagi kebaikan melalui pembagian paket makanan berbuka puasa di berbagai kota. Kami juga menggandeng mitra UMKM warteg sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi keberlanjutan usaha mereka,” katanya, Jumat (6/3/2026).
Pada 2026, program Warteg Gratis Alfamart melibatkan sebanyak 102 mitra UMKM warteg yang tersebar di 34 kota di Indonesia. Secara nasional, menurutnya, program tersebut menargetkan pembagian sekitar 60.000 paket makanan berbuka puasa selama Ramadan.
Dia menuturkan program tersebut juga memperoleh pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas penyajian paket buka puasa oleh warung makan terbanyak. Penghargaan itu diberikan saat peluncuran program Warteg Gratis Alfamart beberapa waktu lalu.
Di wilayah DIY, program ini mulai dilaksanakan pada Ramadan 2026 dengan melibatkan tiga UMKM warteg sebagai mitra. Program tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, yakni Alfamart Margo Utomo, Alfamart Jalan Kaliurang Km. 5.6, serta kawasan Alun-Alun Kidul Kota Jogja sebagai lokasi penutupan program.
Setiap harinya, Alfamart akan membagikan 55 paket makanan berbuka puasa bagi masyarakat yang membutuhkan. Beberapa orang yang disasar program tersebut antara lain pengguna jalan dan kaum duafa. Selain makanan, penerima manfaat juga mendapatkan bingkisan produk dari Wings.
Ahmad Ichsan menuturkan, masyarakat yang ingin mendapatkan makanan gratis tidak perlu melalui mekanisme pendaftaran khusus. “Mereka cukup datang langsung dan mengantre di warteg yang menjadi mitra selama program berlangsung,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement





