Warga Jogja Didorong Jadi Tuan Rumah yang Sadar Wisata
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Kepala BKD DIY Amin Purwani sedang menunjukkan prototipe aplikasi ASN Memayu di Kantor BPD DIY, Tegalrejo, Jogja, Senin (20/12/2021)./Harian Jogja
JOGJA—Aparatur sipil negara (ASN) bukan sekadar kerumunan pekerja kantoran, tetapi insan peradaban yang sarat empati. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Amin Purwani mengatakan, perlu adanya perubahan pola pikir, apabila ASN merupakan orang yang melayani, bukan justru dilayani.
"Perlu pengubahan paradigma. Dari pangreh projo menjadi pamong praja, dari abdi negara ke abdi masyarakat, dari dilayani menjadi melayani," kata Amin, Senin (20/12/2021).
Pelayanan pada masyarakat yang maksimal bermula dari sistem internal yang tertata, termasuk sistem kepegawaian. Sejak merilis Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg) pertama pada 2006, kini BKD DIY memperbaharui Simpeg 2 dengan berbagai inovasinya. Salah satu pembaharuan berupa ASN Memayu.
Selain adanya logo baru, ASN Memayu juga memaksimalkan peran teknologi untuk mengintegrasikan data dan urusan kepegawaian. "ASN Memayu bagian dari orkestrasi pengelolaan menagemen kepegawaian, mulai dari sistem keuangan, naik pangkat, pensiun, absen, sampai pengembangan pegawai. Tidak hanya dalam bentuk website, tapi juga akan tersedia dalam aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel," kata Amin.
Telah soft launching pada 8 November 2021 lalu, ASN Memayu dalam proses kerja sama dengan Bank BPD DIY dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan Bank BPD DIY, akan ada terobosan affinity card atau kartu debet yang tergabung dengan kartu identitas ASN. Selain menjadi ruang gaji ASN, kartu ini bisa untuk transaksi lain seperti transfer antar bank, pembelian tiket pesawat, bayar listrik, dan lainnya. Saat ini masih dalam kepengurusan di Bank Indonesia.
Untuk kerja sama dengan BKN, tujuannya mengintegrasikan data dan sistem antara pusat dan daerah. "Semua ini bermuara pada upaya data yang update secara real time, akurat, dan fitur yang user friendly, gampang akses. Agar nantinya bisa sesuai tagline ASN Memayu yaitu Gampil Akses, Gampil Proses, Gampil Sukses," kata Amin.
Targetnya, launching dan penggunaan ASN Memayu berlangsung pada awal 2022. Harapannya, segala urusan kepegawaian berada dalam satu naungan yang lebih mudah. Sehingga energi ASN bisa lebih maksimal melayani masyarakat.
BKD DIY Raih WBK
ASN Memayu ke depannya menjadi penguat sistem kepegawaian yang akuntabel, integrasi, dan transparansi. Hal ini sebagai bagian dari pewujudan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). BKD DIY pada 20 Desember 2021 mendapatkan WBK dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Selain BKD DIY, ada tiga satuan kerja lain di lingkungan DIY yang mendapatkan WBK, yaitu Samsat Kota Jogja, Samsat Kulonprogo, dan Balaiyanpus. BKD DIY satu-satunya yang berasal dari tingkat organisasi perangkat daerah.
"BKD DIY pertama kali ikut WBK. Bukan daftar tapi dipilih oleh inspektorat. Persiapan sejak awal tahun," kata Amin. "Namun sebenarnya penghargaan hanya bonus, yang lebih penting adalah komitmen. Komitmen yang dibangun bersama stakeholder lainnya nantinya bisa menghasilkan hal-hal positif."
Penghargaan ini juga sebagai penguat tiga penghargaan dari BKN sebelumnya, salah satunya tentang transparansi pengadaan pegawai. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.