Viral Meteor Hijau Melintas di Langit Jogja, Ini Penjelasan BRIN
Meteor hijau yang viral di langit Jogja dipastikan BRIN merupakan batuan antariksa. Simak penjelasan ilmiah soal warna, dentuman, dan lintasannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Sekda DIY Baskara Aji menyinggung soal uang ganti kerugian (UGK) untuk warga yang lahannya terkena pembangunan tol Jogja-Bawen.
Sebagaimana diketahui, UGK di Margokaton Seyegan, Sleman memvapai Rp95 Miliar. Banyak miliarder baru di kelurahan ini akibat jalan tol. Aji meminta masyarakat penerima UGK agar dapat memanajemen uangnya dengan baik.
"Manajemennya harus baik, kalau dia sudah punya tanah yang lain atau rumah yang lain, ya silahkan misalnya [uang] itu digunakan untuk kepentingan yang lain. Misalnya itu untuk investasi, ditabung untuk deposito atau dibelikan emas, atau lainnya " ucapnya.
Ia meminta kepada perbankan yang menjadi tempat penyimpanan UGK oleh warga tersebut bisa ikut memberikan pembinaan terkait pemanfaatan uang untuk berwirausaha. Jangan sampai UGK tersebut habis sia-sia untuk membeli barang yang kurang penting.
BACA JUGA: Terduga Pelaku Pencabulan di Kulonprogo Bukan Dukun, Ternyata Rajin Beribadah
"Jadi harus hati-hati, perbankan yang dimana uangnya itu disimpan masyarakat itu, maka dia [bank] punya kewajiban untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat [penerima UGK] untuk berwirausaha, untuk memanajemen uang itu dengan baik. Jadi jangan sampai yang sekarang dapat miliaran rupiah, kemudian habis tidak ada modal usaha. Karena penerimanya cukup besar uang ganti kerugiannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meteor hijau yang viral di langit Jogja dipastikan BRIN merupakan batuan antariksa. Simak penjelasan ilmiah soal warna, dentuman, dan lintasannya.
Pemerintah meluncurkan program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Simak tiga kelompok penerima dan kriterianya.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Pengacara Don Ritto membantah uang sitaan di de'Clan dan Koin Money Changer terkait tiga perkara korupsi. Dana disebut berasal dari proyek pelabuhan.
Densus 88 mengungkap terduga pelaku kasus ledakan di MAN 3 Padang merupakan pelajar berusia 17 tahun. Polisi masih mendalami motif dan sasaran.
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.