SIM Keliling Jogja Rabu 21 Oktober 2026 di Alun-Alun Kidul dan MPP, Ini Jadwalnya
SIM Keliling Jogja Rabu 21 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang DIY menyarankan kepada Pemda DIY untuk bersiap mengantisipasi kemungkinan masuknya Covid-19 varian
omicron. Memperketat protokol kesehatan (Prokes) menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah.
Ketua IDI DIY Joko Murdianto menilai capaian vaksinasi di DIY cukup baik, sehingga herd immunity terbentuk, namun harus terus ditingkatkan. Selain itu protokol kesehatan harus terus dijaga agar masyarakat tetap disiplin. Adanya omicron tetap harus diwaspadai karena di luar negeri kasusnya terus meledak.
“Masyarakat harus tetap waspada, tidak usah stres, tidak usah galau, tetap waspada. Karena bagaimana pun [kasus Covid-19 omicron] ini berkembang terus. Kalau kita melihat di luar, di AS, Australia itu Omicron luar biasa meledak. Jangan sampai itu terjadi di DIY,” katanya di Kompleks Kepatihan Senin (17/1/2022).
Ia menambahkan kerja sama pentahelix harus terus ditingkatkan, seperti pelaksanaan vaksinasi di DIY tergolong unik, karena menyerupai jimpitan. Vaksinasi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat bergotong royong melalui komunitas untuk menggelar penyuntikan vaksin baik untuk anak, lansia hingga masyarakat yang komorbid.
BACA JUGA: Ini Arti dan Filosofi Nama Nusantara Ibu Kota Negara Baru di Kaltim
“Ini kekuatan kita, dengan ini harapannya Covid-19 di DIY bisa ditekan barangkali besok berubah dari pandemi jadi endemi. Kesadaran bersama harus terus dibangun bahwa kita masih dibayangi pandemi, harapannya tidak terjadi gelombang ketiga,” katanya.
Joko mengingatkan selain vaksinasi, prokes menjadi pencegahan ampuh agar tidak tertular Covid-19. jika keduanya digalakkan, ia optimistis Covid-19 bisa dicegah. “Menurut saya apa pun jenisnya kita tidak perlu takut, karena kita sudah divaksin punya kekebalan dan kalau prokes ketat itu untuk menghindari masuknya virus ke tubuh kita,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menyatakan berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, salah satunya menggencarkan pemeriksaan laboratorium melalui Whole Genome Sequencing (WGS). Sesuai dengan prosedur Kemenkes, bahwa pasien positif dengan CT Value di bawah angka 30 maka harus diperiksa ke laboratorium WGS.
“Hasil WGS Belum, masih seperti kemarin yang diperiksa, belum ada tambahan. Jangan sampai kita banyak kasus, tinggi lah ya, antisipasinya kalau ada kasus [dengan CT Value di bawah 30] kami masukkan WGS,” ujarnya.
Selain itu Pemda DIY telah meminta rumah sakit di DIY untuk bersiap kemungkinan terjadinya lonjakan. Termasuk kabupaten dan kota untuk bersiap mengaktifkan kembali tempat isolasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Akan tetapi dengan kasus positif yang relatif kecil harapannya bisa terus terkendali.
“Kemudian rumah sakit sudah siap, saya pikir, kalau kita lihat sekarang kondisi kasusnya mudah-mudahan enggal lah, terkendali. Kalau pun tambah tambah sedikit. Kabupaten dan kota juga mulai giatkan isoter dan isomannya. Personel sewaktu-waktu siap,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM Keliling Jogja Rabu 21 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Lugano menang 5-2 atas Getafe di Liga Konferensi UEFA. Albian Ajeti mencetak dua gol, sedangkan Kevin Behrens memastikan kemenangan pada injury time.
Cari HP murah layar 120Hz di bawah Rp2 juta? Simak spesifikasi itel A200, POCO C71, dan Infinix SMART 20 sebelum membeli.
David Alonso mengkritik Dani Holgado jelang Moto2 Australia 2026 setelah insiden Mandalika. Holgado mengaku tetap menghormati rekan setimnya.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas potensi pariwisata, dampak viralitas terhadap usaha, serta pentingnya literasi digital dan budaya membaca
Sunderland ditahan Lech Poznań 1-1 di Liga Europa. Gol cepat Timur Tutierov dibalas Leo Bengtsson pada menit ke-70.