Menteri LH Ajak Muhammadiyah Pulihkan Lingkungan Lewat Tobat Ekologis
KLH menggandeng Muhammadiyah memperkuat gerakan tobat ekologis, mulai dari pengelolaan sampah, perubahan perilaku hingga pemulihan ekosistem.
Ilustrasi virus Corona varian Omicron./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Empat kasus probabilitas Covid-19 varian Omicron ditemukan di Gunungkidul.
Dinas Kesehatan DIY menyebut temuan empat kasus probabilitas varian Omicron itu diketahui melalui pengecekan berdasarkan PCR S-Gene Target Failure (SGTF). Sebanyak 37 sampel yang dicurigai Omicron saat ini masih diperiksa di Laboratorium FKKMK UGM dan menunggu hasilnya.
BACA JUGA: Update: Naik Lagi, Positif Covid-19 DIY Tambah 26, 1 Orang Meninggal Dunia
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menjelaskan Laboratorium FKKMK UGM tidak bisa memeriksa hanya satu atau dua sampel whole genome sequencing (WGS), tetapi harus dengan jumlah tertentu. Sampai Selasa (25/1/2022), Pemda DIY masih menunggu hasil dari FKKMK UGM. Ia mengakui saat ini sudah ada empat kasus probabilitas Omicron di DIY dari hasil pemeriksaan BBTKLPP DIY.
“Sudah ada kasus SGTF dengan hasil probable positif, sehingga sekarang kami menunggu hasil WGS-nya, nanti yang akan disampaikan,” katanya di Kepatihan, Selasa (25/1/2022).
“Akan tetapi belum dipastikan Omicron atau tidak, karena masih menunggu hasil laboratorium, sehingga belum dapat dikatakan hasil tersebut merupakan Omicron. Karena standar penentuan omicron berdasarkan hasil pemeriksaan WGS. Selama hasil belum ada maka tidak boleh disebut Omicron, sekalipun SGTF itu berbunyi probable positif [Omicron], tetapi kalau WGS belum ada, karena standarnya WGS.”
BACA JUGA: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Positif Covid-19
Kepala BBTKLPP DIY Irene mengatakan empat sampel tersebut berasal dari Gunungkidul dan dinyatakan probable Omicron pada Senin (24/1/20220. Keempat pasien sudah ditangani Dinas Kesehatan Gunungkidul dan sudah ada tracing Covid-19. “Betul [dari Gunungkidul]. Kami pakai periksa PCR SGTF, probable Omicron harus dilanjutkan ke WGS,” ujarnya.
Irene mengatakan SGTF diperiksa menggunakan mesin PCR biasa tetapo memakai reagen SGTF, khusus mendeteksi adanya Omicron dari PCR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KLH menggandeng Muhammadiyah memperkuat gerakan tobat ekologis, mulai dari pengelolaan sampah, perubahan perilaku hingga pemulihan ekosistem.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,