Penataan Lahan PSEL Piyungan Dimulai, Rampung Desember 2026
Pematangan lahan PSEL Piyungan dimulai Oktober 2026 dan ditargetkan rampung Desember sebelum pembangunan fisik dimulai.
Laporan pengelolaan ZIS tahun 2021 oleh Baznas Kota Jogja, Rabu (26/1/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja akan menyinergikan program-program penyerahan atau pentasyarufan zakat, infak, sedekah (ZIS) agar lebih selaras dengan persoalan yang tengah diatasi oleh Pemkot Jogja. Hal ini dilakukan agar penyaluran ZIS tepat sasaran dan menjadi upaya pemberdayaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Tahun lalu kami ikut serta dalam program penuntasan dampak pandemi Covid-19 yakni melalui bantuan bagi anak yatim terdampak Covid-19,” kata Ketua Baznas Kota Jogja, Syamsul Azhari, Rabu (26/1/2022).
Syamsul menerangkan pada tahun ini akan fokus pada upaya pengendalian jumlah atau angka stunting di Kota Jogja. Hal ini diupayakan dengan sejumlah program yang telah dimiliki oleh Baznas Kota Jogja serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Penyelesaian masalah stunting merupakan upaya yang harus disiapkan serius. Kami sudah koordinasikan dengan dinas terkait agar ada upaya yang maksimal untuk menekan angka stunting,” ujar dia.
Menurut Syamsul, angka penerimaan ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) untuk 2021 lalu meningkat sebanyak 8,86% dibandingkan 2020 dengan nominal Rp5,942 miliar lebih.
Ia mengatakan berdasarkan jenis penerimaannya, zakat masih menjadi penyumbang terbesar atas capaian di tahun lalu dengan angka Rp4,3 miliar (72,39%). Kemudian disusul infak Rp1,5 miliar (25,91%), CSR Rp1 juta (0,02%) dan DSKL senilai Rp100 juta (1,68%).
“Sementara berdasarkan jenis muzaki, retail masyarakat dan dinas atau badan daerah jadi penyumbang terbesar dengan nominal masing-masing berurutan yakni Rp1,3 miliar [22,46%] dan Rp1 miliar [17,11%],” ujarnya.
Syamsul menerangkan tahun lalu juga telah melakukan penyerahan atau pentasyarufan kepada 24.780 orang dan 169 lembaga yang tersebar lewat beberapa program. Di antaranya yakni Jogja Sejahtera, Jogja Cerdas, Jogja Sehat, Jogja Taqwa, dan Jogja Peduli dengan nominal senilai Rp5,936 miliar.
“Pentasyarufan terbesar ada pada program Jogja Peduli dengan nilai Rp2,1 miliar [36,67 persen] dan disusul oleh program Jogja Cerdas sebanyak Rp1,9 miliar [33,19 persen],” ungkap dia.
Dia juga menambahkan bahwa di masa pandemi Covid-19, Baznas Kota Jogja juga berperan dalam upaya penanggulangan dampak pandemi. Adapun penyaluran dana khusus untuk tanggap Covid-19 yakni Rp2 miliar lebih yang disalurkan untuk paket vitamin dan makanan bagi pasien Covid-19 dan sebagainya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan peran BAZNAS Kota Jogja lewat penyaluran zakat, infak, sedekah dan DSKL diharapkan bisa menjadi sebuah kerja sama yang positif bagi pembangunan di wilayah setempat. Program-program berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat maupun dalam pengentasan kemiskinan harus sejalan dengan upaya Pemkot.
“Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang sekiranya ada program-program pemerintah yang belum tepat sasaran atau malah belum tersentuh ke masyarakat, sehingga peran Baznas kami harap bisa berperan,” ujar Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pematangan lahan PSEL Piyungan dimulai Oktober 2026 dan ditargetkan rampung Desember sebelum pembangunan fisik dimulai.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.
Bus Mercedes-Benz menabrak truk bermuatan manisan mangga di Tol Semarang-Solo KM 431,6. Muatan tumpah dan sempat memicu kemacetan.
Komisi I DPRD Kulonprogo memantau tiga kalurahan menjelang lurah purna tugas, sekaligus menyoroti penyerapan anggaran dan ketidaktepatan data bansos.
Kekeringan di Ngawi meluas hingga 21 desa di tujuh kecamatan. Sebanyak 4.403 jiwa terdampak dan bergantung pada bantuan air bersih.