Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali melanjutkan layanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) atau e-KTP di tahun ini karena dinilai efektif untuk mempercepat perekaman KTP-El. Masyarakat bisa langsung menghubungi layanan mobile perekaman ke Disdukcapil.
“Petugas layanan mobile perekaman KTP -El akan langsung mendatangi rumah penduduk yang belum melaksanakan perekaman KTP-El kategori lansia dan penyandang disabilitas,” kata Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, saat dihubungi Rabu (26/1/2022).
Bambang memaparkan capaian perekaman KTP-El saat ini mencapai 727.504 orang dari total penduduk Bantul wajib KTP sebanyak 729.938 orang atau sekitar 99,7%. Yang tersisa atau belum melakukan perekaman KTP-El tinggal 2.073 orang. Sementara jumlah penduduk Bantul sebanyak 955.807 orang.
Meski tinggal 0,3% pihaknya terus berupaya menyelesaikan perekaman e-KTP untuk semua wajib KTP, termasuk bagi penduduk yang memasuki usia 17 tahun. Menurut Bambang, layanan jemput bola perekaman KTP-El dilakukan setiap Jumat, namun tidak menutup kemungkinan dilakukan setiap saat dengan melihat data sasaran yang akan dilakukan perekaman dari kategori lansia, disabilitas, dan warga sedang sakit.
Tidak hanya perekaman namun pencetakan KTP-El juga dilakukan ditempat sesuai dengan situasi dan kondisi, “Perekaman KTP-El di lokasi juga juga dilakukan kalau signalnya memungkinkan. Yang penting bisa direkam dulu dan masuk dalam sitem SIAK [Sistem Informasi Administrasi Kependudukan],” ujar Bambang.
BACA JUGA:Pemda DIY Jamin Usai Relokasi Tak Ada PKL Baru di Malioboro
Selain mendatangi ke rumah-rumah bagi warga yang kesulitan mobilitas, Disdukcapil juga melakukan perekaman KTP-El ke sekolah-sekolah atau warga yang memasuki usia 17 tahun sebagai persiapan pendataan Pemilu 2024 mendatang.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bantul, Sutinah, menyampaikan bahwa kegiatan jemput bola perekaman ini merupakan upaya Disdukcapil dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat Bantul dengan mendatangi lansung ke rumah-rumah untuk memberikan pelayanan, “Jadi penduduk tidak perlu datang ke kapanewon atau kantor Disdukcapil untuk mendapatkan layanan, kami yang akan datang langsung,”katanya.
Pihaknya meminta masyarakat untuk menghubungi langsung Disdukcapil untuk mendatangkan layanan mobile bagi yang tidak memungkinkan untuk datang ke kapanewon atau kantor Disdukcapil, seperti warga usia lanjut, sakit keras, dan disabilitas.
Sutinah mencontohkan pada 5 Januari lalu pihaknya melayani warga di Sukorame, Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo. Padahal medan yang dilalui agak menyulitkan karena harus naik ke jalan terjal di daerah Dlingo, “Petugas kami tetap sigap melaksanakan kegiatan perekaman KTP dengan semangat melayani sepenuh hati sesuai dengan ideologi kami yaitu pelayanan yang membahagiakan masyarakat,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 dibuka di Manding, Gilangharjo, dan Wukirsari. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.