Advertisement
Kasus Melonjak, DIY Siapkan Isoter untuk 3.000 Warga Positif Covid-19
Petugas menyiapkan fasilitas untuk isolasi pasien COVID-19 saat persiapan Shelter Isolasi COVID-19 di University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (14/7/2021). / ANTARA FOTO - Andreas Fitri Atmoko
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Memasuki gelombang ketiga Covid-19 DIY menyiapkan tempat Isolasi Terpadu (Isoter) yang tersebar di berbagai wilayah DIY. Total diperkirakan mampu menampung 3.000 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan koordinasi dengan kabupaten dan kota telah dilakukan dalam rangka menyiapkan isoter untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19. Isoter ini tersebar di berbagai wilayah DIY yang saat ini dikoordinasikan oleh pemerintah kabupaten dan kota. Total kapasitas yang tersedia untuk 3.000 orang dengan rata-rata 600 orang setiap kabupaten/kota.
Advertisement
“Di Kulonprogo saja mampu menampung total 800 orang, untuk Kota Jogja juga disiapkan Sleman Wisma Haji. Kalau di rata-rata masing-masing kabupaten dan kota mampu menampung 600-an sehingga saat ini siap untuk menampung 3.000 seluruh DIY,” katanya di Kompleks Kepatihan, Kamis (3/2/2022).
BACA JUGA:24 Truk Terjebak di Sungai Boyong, Hujan Tumpah saat Truk Tengah Mengantre
Aji menambahkan Pemda DIY juga mendapatkan masukan dari PT KAI untuk menggunakan sejumlah gedung yang dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi kemungkinan kabupaten dan kota sudah penuh. Pilihan lain, Hotel Mutiara yang ada di Jalan Malioboro juga siap dipakai untuk Isoter.
“Hotel Mutiara ini dua-duanya siap, tetapi mungkin lebih representatif yang selatan, kamarnya lebih banyak, punya halaman juga,” ujarnya.
Ia mengatakan selain fasilitas infrastruktur, DIY juga bersiap dengan obat-obatan. Melalui Dinas Kesehatan telah mengajukan belanja untuk obat-obatan. Begitu juga dengan BPBD DIY telah menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD). “Termasuk telemedicine kami siapkan sehingga sewaktu-waktu pasien yang isolasi mandiri bisa dipantau diberikan obat secara gratis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Advertisement
Advertisement









