Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang-Solo, 18 Orang Selamat
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, JOGJA--Meskipun kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Jogja turun di tengah kenaikan kasus dalam beberapa pekan terakhir, namun BPBD setempat tetap menyiagakan tim untuk pemakaman prosedur COVID-19.
“Tidak setiap hari ada kematian. Mudah-mudahan memang kasus kematian tidak seperti saat gelombang dua akibat varian Delta beberapa waktu lalu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Nur Hidayat diJogja, Senin (7/2/2022).
Pada pekan lalu, tim BPBD Kota Jogja menangani tiga pemakaman prosedur COVID-19.
Jika dibanding saat terjadi gelombang dua akibat varian Delta, dalam satu hari tim BPBD Kota Jogja bisa menangani 30 hingga 40 pemakaman prosedur COVID-19.
BACA JUGA: Yusuf Mansur Digugat Rp98,7 Triliun, Berikut Jadwal Sidangnya!
Dengan kondisi saat ini, Nur mengatakan, penanganan pemakaman prosedur COVID-19 masih dapat ditangani oleh personel BPBD Kota Jogja tanpa harus melibatkan masyarakat.
Meskipun demikian, ia menyebut tetap menyiagakan 24 personel yang bisa terbagi dalam empat tim untuk mendukung pemakaman prosedur COVID-19.
“Stok alat pelindung diri [APD] juga masih cukup. Kami hanya berharap, mudah-mudahan tidak ada banyak kasus kematian untuk kali ini,” katanya.
Saat ini, level PPKM untuk Kota Jogja dan empat kabupaten lain di DIY dinaikkan menjadi level 3 dari sebelumnya level 2 akibat kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang terus mengalami peningkatan.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti memastikan akan menyesuaikan berbagai aturan di masyarakat terkait kenaikan level PPKM tersebut.
“Kami akan mengacu penyesuaian aturan sesuai ketentuan dari pusat dan melakukan berbagai upaya untuk mencegah agar penularan tidak meluas,” katanya.
Salah satunya adalah meminta masyarakat untuk tetap disiplin dan bertanggung jawab menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari termasuk menuntaskan vaksinasi dan melakukan vaksinasi booster apabila sudah mendapat vaksinasi lengkap.
Pada Senin (7/2/2022) terdapat tambahan 50 kasus baru COVID-19 di Kota Jogja dengan sembilan pasien sembuh dan tidak ada pasien meninggal dunia. Dengan demikian, terdapat 278 kasus aktif di kota tersebut.
Sedangkan berdasarkan pemantauan posko PPKM Mikro di tingkat RT hingga Minggu (6/2/2022), sebanyak 2.467 RT atau 97,32 persen masuk zona hijau atau tidak ada temuan kasus, 68 RT atau 2,68 persen masuk zona kuning, serta tidak ada RT yang masuk zona oranye atau merah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.
Bahlil Lahadalia melarang ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Ia meminta pengiriman LNG dan mineral langsung ke negara tujuan.