Hadiri KTT Asean, Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan Asean
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpu
Bus pariwisata yang menabrak Bukit Bego, Bantul, Minggu (6/2/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Polisi masih terus berupaya mencari tahu penyebab pasti kecelakaan tunggal bus pariwisata Gandos Abadi AD 1507 EH di Jalan Imogiri-Mangunan, atau tepatnya di Bukit Bego, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, Minggu (6/2/2022) lalu.
Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Gunawan mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. “Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Gunawan, saat dihubungi Selasa (8/2/2022). Saksi yang diperiksa terdiri dari saksi di lokasi kejadian, saksi ahli, pemilik merek bus Mercedes-Benz.
Namun pihaknya belum bisa memeriksa saksi atau penumpang bus, karena sebagian besar masih dalam proses perawatan di rumah sakit. Pihaknya tengah memeriksa saksi penumpang dengan mendatangi langsung di kediaman penumpang yang ada di Sukoharjo dan juga Surakarta, Jawa Tengah.
BACA JUGA: Rawan Kecelakaan, Dishub Pasang Pembatas di Jalan Samas
Kapolres Bantul, AKBP Ihsan mengatakan progres penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih terus didalami. Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah dilakukan dengan melibatkan personel dari Polres Bantul, Ditlantas Polda DIY, dan Korlantas Polri. Bahkan olah TKP juga dilakukan melalui metode Traffick Accident Analysis (TAA) untuk menganalisa penyebab terjadinya kecelakaan.
Selain itu pihaknya juga akan memperkuat dengan keterangan saksi-saksi, “Saksi ada tiga orang. Saksi berikutnya nunggu kondisi korban yang masih dirawat, kami engga mungkin melakukan pemeriksaan. Termasuk kernet bus sudah diperiksa dan 3 orang di lokasi kejadian termasuk lewat TAA penyebab terjadinya kecelakaan,” kata Ihsan.
Selain itu pihaknya juga menghadirkan pihak pemilik merek bus, yakni Mercedes-Benz. Keterangan pemilik merek diakui Ihsan penting untuk menjelaskan kondisi kendaraan untuk mengetahui apakah semua komponen mobil berfungsi. Nantinya akan ada simulasi dengan kendaraan merek yang sama.
Tidak hanya itu, sejumlah stakeholder seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Dinas Pekerjaan Umum juga dibutuhkan keterangannya untuk mengetahui kondisi jalan dan rambu-rambu di lokasi kejadian kecelakaan.
Sampai saat ini polisi belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan tersebut, “Sampai saat ini belum ada tersangka karena masih bergulir bagimana pemeriksaan saksi dan nalisis TAA, saksi ahli, KNKT juga akan memberikan kesaksian ahli. Ini upaya bagian menetapkan dua alat bukti sehingga kami bisa menetapkan tersangka dan penyebab kejadian kecelakaan,” kata Kapolres.
Kecelakaan yang terjadi di Bukit Bego pada Minggu (6/2/2022) tersebut menewaskan 13 orang termasuk sopir. Bus dengan isi penumpang 47 termasuk sopir tersebut juga melukai sebanyak 34 orang. Namun sampai Senin (7/2/2022) yang dirawat di rumah sakit tinggal 24 orang. Sementara yang lainnya luka ringan sudah dibolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpu
Kemnaker buka pelatihan vokasi gratis 2026 tahap 2. Simak cara daftar, jadwal, dan fasilitas lengkap di SIAPkerja dan Skillhub.
Canonical umumkan penutupan layanan Ubuntu Pastebin akhir Mei 2026. Pengguna diimbau segera cadangkan data dan gunakan layanan alternatif.
Tyson Fury dan Zlatan Ibrahimović dikabarkan tertarik membeli klub Inggris Morecambe FC dan membuat dokumenter sepak bola bergaya Wrexham.
Bank Jateng kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang “15th Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026.
Hukum makan daging kurban berbeda antara kurban sunah dan nazar. Simak penjelasan lengkap ulama menjelang Iduladha.