193 Karya Seniman Difabel Dipamerkan, Ada Prangko Khusus
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyaksikan saat menandatangani Deklarasi Pemuda Lintas Agama di Bantul, Kamis (10/2/2022)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, BANTUL-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyaksikan langsung Deklarasi Pemuda Lintas Agama di Bantul, Kamis (10/2/2022). Deklarasi tekad pemuda untuk terus membangun dan merawat kerukunan beragama dan kerukunan nasional ini ditandatangani 12 pemuda perwakilan dari beragam organisasi.
Mereka berasal dari perwakilan Pemuda Lintas Agama, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pumuda Islam, Pemuda Kristen, Pemuda Katholik, Pemuda Hindu, Pemuda Buddha, Pemuda Khonghucu, Fatayat NU, Nasyiatul Aisyiah, dan FKUB Muda
Menag mengatakan deklarasi tersebut bagus untuk meneguhkan kembali bahwa Indonesia dibangun atas keragaman dan Indonesia dibangun atas kebhinekaan, “Dan saya senang tadi kawan-kawan muda kita dari lintas agama menyatakan kembali komitmen mereka atas keindonesiaan, atas keberagaman dan kebhinekaan itu,” kata Yaqut, seusai menhgadiri Deklarasi Pemuda Lintas Agama, di salah satu warung makan di Tamanan, Banguntapan, Bantul, Kamis (10/2/2022).
“Mereka menyatakan bahwa entitas Indonesia ini berdiri karena keragaman. Jadi yang menolak keragaman, yang menolak kebhinekaan itu ya mereka menolak Indonesia,” tegas Yaqut.
BACA JUGA: 73 Sampel Covid-19 di DIY Positif Omicron, Sultan: Kebanyakan Wisatawan
Menurutnya peneguhan tersebut menjadi sangat penting dan mudah-mudahan jadi inspirasi buat anak-anak muda di tempat lain. Ia berharap deklarasi tersebut juga tidak sebatas deklarasi namun harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.
Yaqut mengingatkan bahwa tata negara Indonesia didirikan di atas ciri kodrati yang berbeda, baik budaya, suku, agama, dan lainnya, “Apa yang hari ini dideklarasikan memperteguh eksistensi Indonesia dengan keragamannya,” ujarnya.
Menurut Menag, tidak ada Indonesia kalau tidak ada Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Khonghucu, dan agama atau kepercayaan lainnya. Indonesia berdiri karena keberagamannya, “Kalau ada petualang yang ingin merusak keberagaman kita, artinya mereka tidak hanya akan merusak hubungan keberagaman umat, tapi juga ingin merusak Indonesia, sebab, kodrat entitas Indonesia adalah berbeda-beda,” tegasnya.
Menag berharap, ikhtiar deklarasi ini semakin menancapkan pada diri pemuda akan kesadaran tentang keragaman Indonesia dan pentingnya kerukunan.
Sementara itu ada poin isi Deklarasi Pemuda Lintas Agama. Kelima poin tersebut, pertama, pemuda lintas agama bertekad menjadi terdepan dan bersama segenap komponen bangsa untuk terus membangun dan merawat kerukunan beragama dan kerukunan nasional, demi tetap tegaknya NKRI berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika;
Kedua, menolak segala bentuk penyebaran berita bohong/hoaks ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan konflik, menciderai kerukunan beragama dan kekacauan bangsa;
Ketiga, mengimbau dan mengajak seluruh komponen umat beragama untuk menghargai perbedaan, mengedepankan persamaan, dan meminimalisir kecurigaan dan prasangka buruk terhadap sesama penganut beragama, demi terciptanya kerukunan, kedamaian dan keamanan;
Keempat, mengajak seluruh komponen masyarakat beragama untuk menolak segala bentuk eksploitasi isu-isu SARA, paham intoleran, radikalisme, dan terorisme yang sangat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan;
Kelima, mengajak seluruh komponen umat beragama untuk memperkuat kearifan lokal, sebagai daya tangkal intoleran, radikalisme, dan terorisme yang sangat ini sedang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mendukung TNI dan Polri untuk bertindak tegas sesuai aturan terhadap orang-orang yang merusak persatuan, merongrong NKRI dan menciderai kedamaian umat beragama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Jadwal KSPN Jogja ke Pantai Drini dan Obelix Sea View Kamis 16 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarifnya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.